Psikolog Keluarga Anna Surti Ariani atau yang akrab dipanggil Nina ini mengatakan ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh orang tua tunggal baik Ayah atau Ibu untuk merawat anaknya. Mulai dari menyempatkan waktu saat sibuk hingga berkata jujur kepada anak dengan perasaan atau kesibukannya, dan jangan malah marah-marah kepada anak.
Baca juga: Tega Banget! 3 Pendaki Perempuan Ini Hipotermia karena Ditinggal Temannya demi Sampai Puncak
“Di antara kesibukan kerja, jadwalkan waktu-waktu menyenangkan bersama anak. Jika sedang lelah, jangan marah-marah kepada anak. Boleh kok menjauh dulu dari anak untuk menenangkan diri, baru setelahnya menghadapi anak kembali,” kata Nina kepada Okezone.
Nina juga menegaskan, jika berpisah dengan pasangan karena bercerai maka jangan pernah menceritakan kejelekan pasangan kepada anak. Apalagi itu Anda lakukan saat Anda mempunya pasangan baru dan justru membuat anak mendekat dengan pasangan baru Anda. Sebaiknya jangan lakukan itu.
“Jangan pernah menjelek-jelekkan pasangan, karena dia adalah orang tua anak juga. Sadari bahwa single parent tidak mungkin menggantikan orang tua satunya. Bagi anak, selalu ada tempat untuk kedua orangtua di hatinya,” jelasnya.
Menurutnya, jika sebagai orang tua tunggal, Anda mempunyai kesibukan maka Anda sebaiknya meminta bantuan untuk merawat anak Anda. Jika mempunyai uang Anda bisa menyewa jasa Baby Sitter dan jika ingin berhemat Anda bisa meminta bantuan orang tua Anda (nenek dan kakek anak).