Marguerite Catherine Perey merupakan seorang fisikawan Perancis. Dia adalah murid Marie Curie. Marguerite Perey menemukan unsur kimia francium pada 1939. Francium adalah unsur terakhir yang pernah ditemukan di sumber alami.
Pada1929 ia berhasil memenuhi syarat dengan diploma kimia dari Sekolah Pendidikan Wanita Paris. Ia menerima gelar PhD dari Sorbonne pada 1946.
4.Esther Lederberg
Ia adalah seorang ahli mikrobiologi asal Amerika. Esther mengembangkan teknik-teknik dasar yang telah lama membantu para ilmuwan memahami bagaimana gen bekerja. Kontribusinya termasuk penemuan virus bakteri λ, transfer gen antara bakteri oleh transduksi khusus, pengembangan replika plating, dan penemuan faktor kesuburan bakteri F.
Esther menghadiri Sekolah Tinggi Evander Child di Bronx. Pada 1942, ketika usianya menginjak 24 tahun, saat menyelesaikan gelar sarjananya, Esther mendapat penghargaan. Dua tahun kemudian dia memenangkan beasiswa ke Universitas Stanford untuk mengambil mata kuliah master di bidang genetika. Pada tahun 1945, Esther menghabiskan musim panas dengan belajar Cornelius Van Niel di Hopkins Marine Station di Stanford University.
Baca juga: Gemasnya Bella Hadid dan The Weeknd saat Bersama di Cannes
3.Kathleen Lonsdale