Ingin Berikan Pertolongan Pertama Wanita Ini Malah Diusir, Apa yang Terjadi?

Muhammad Sukardi, Jurnalis
Selasa 08 Mei 2018 12:03 WIB
Pesumo. (Foto: Reuters)
Share :

TIDAK semua niat baik akan berakhir manis. Pernyataan ini dibuktikan oleh peristiwa yang pernah terjadi di Jepang belum lama ini.

Dikabarkan BBC, tragedi yang terjadi di saat pertandingan sumo ini membuat media sosial heboh. Bagaimana tidak, saat wanita ini ingin memberikan pertolongan, dia malah diusir dan seperti tidak dihargai sama sekali.

Pasalnya, di Jepang ring sumo dianggap sebagai tempat yang suci, dan wanita secara tradisional dianggap 'kotor', sehingga tidak diperbolehkan untuk masuk ke dalamnya. Alasan itulah yang membuat wasit mengusir si perempuan dari atas ring. Padahal, korban yang pingsan adalah Walikota Maizuru, Ryozo Tatami.

Baca Juga: Ingin Anak Lacar Hadapi Ujian? Ini 7 Makanan yang Tingkatkan Fungsi Otak

Ketika tengah memberikan ceramah di atas ring sumo, secara tiba-tiba, Ryozo pingsan. Mengetahui sang Walikota pingsan, seketika ada perempuan yang naik ke atas ring dan berniat untuk memberikan pertolongan pertama. Namun, belum diberikan kesempatan menolong, si perempuan sudah diusir dari ring dan caranya cukup tidak sopan.

(Foto: Reuters)

Beberapa saksi mata pun melihat garam ditaburkan, sesaat setelah wanita itu pergi. Dalam tradisi Jepang garam biasa digunakan untuk mensucikan ring sumo.

Warganet Jepang yang mengetahui cerita ini menyuarakan protesnya kepada asosiasi sumo. Banyak orang menganggap bahwa tidak pantas siapa pun untuk melecehkan orang yang tengah berusaha menyelamatkan nyawa orang lain.

Baca Juga: Intip Gaya Kekasih Bule Cucu Soeharto saat Kenakan Kebaya

"Pengusiran untuk keluar dari ring memang dilakukan oleh wasit, tapi ini tindakan yang tidak pantas karena situasi menyangkut nyawa orang lain," ujar Kepala Asosiasi Sumo Nobuyoshi Hakkaku, seperti dikutip dari BBC.

"Kami minta maaf sedalam-dalamnya," lanjutnya.

Beruntung, nyawa sang walikota pada akhirnya dapat diselamatkan. Dia langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif.

(Foto: Reuters)

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya