Karena itu, dia menciptakan perawatan lip flip. “Efek perawatan botox segera terlihat menyusut setelah 3-4 bulan pascapenyuntikan,” ujar Ahn. Dia menerangkan, penggunaan perawatan lip flip masih menggunakan botox.
[Baca Juga: Apa Bedanya Filler dan Botox?]
Namun, yang membedakannya dengan prosedur botox biasa adalah teknik membalik bibir bagian atas. “Perawatan lip flip menggunakan botox untuk melemaskan otot-otot mulut. Setelahnya, bibir bagian atas sedikit digulung. Hal ini untuk menambahkan ilusi bibir yang lebih penuh,” ujar Ahn.
Di Indonesia, perawatan botox dikembangkan menjadi 3D beautification oleh The Clinic Beautylosophy. Menurut CEO The Clinic Beautylosophy dr Danu Mahandaru SpBP-RE, 3D beautification adalah teknik perawatan kombinasi dari threadlift, botox, dan dermal filler.