Dia menceritakan tentang adat dan budaya Madura yang semakin terkikis oleh kemajuan zaman dan kecanggihan teknologi.
(Baca Juga: 5 Transgender Paling Cantik Ini Bikin Wanita Tulen Minder)
"Saya tidak menyangka dapat menjuarai lomba pidato ini, karena pesertanya ada yang dari kalangan mahasiswa juga," ujar pekerja bangunan di Seremban tersebut.
Pada kesempatan tersebut Ketua KPSN Irzal Maryanto menyatakan akan mengadakan lomba pidato yang sama secara kontinyu dengan melibatkan bahasa daerah lainnya yang digunakan warga Indonesia di Malaysia.
"Melihat respons positif yang ditunjukan oleh masyarakat Madura dalam lomba pidato ini, kami semakin bersemangat untuk terus mengadakan lomba pidato lainnya," ujarnya dalam sambutannya.