INDONESIA merupakan negara kepulauan yang dianugerahkan pemandangan bahari sulit diungkapkan dengan kata-kata keindahannya. Salah satu pulaunya yang memiliki banyak keistimewaan ialah Pulau Salawati.
Pulau yang masih berada di kawasan Kepulauan Raja Ampat, Papua ini diberi Tuhan keindahan yang mempesona dan tidak jarang jadi destinasi wisata idaman para traveler. Bagaimana tidak, selain masih cukup sulit diakses, untuk menuju ke Raja Ampat para traveler harus menyiapkan bujet yang cukup banyak.
BACA JUGA:
Melansir dari laman Pesona Indonesia, Selasa (10/4/2018), untuk bisa tiba di Pulau Salawati para traveler harus menggunakan transportasi laut dari Kota Sorong, Papua Barat. Selain akan menikmati pemandangan khas pulau dan perairan yang masih bersih jernih, traveler juga akan disuguhi hutan tropis yang masih alami dan melihat ikan-ikan yang unik di bawah lautnya.
Menjelajahi hutan tropisnya yang masih cukup lebat ini, para traveler bisa melihat tumbuhan khas Papua, yaitu pohon sagu. Namun, bagi yang hanya ingin bersantai di pantainya saja, Pulau Salawati akan jadi lokasi yang cocok untuk menenangkan diri dan menghindar dari keramaian kota, sebab pulau tersebut masih sepi wisatawan.
(Foto: Instagram/Loverajaampat)
Tidak cukup sampai di situ saja, pelancong yang memiliki hobi menyelam atau snorkeling juga bisa menikmati keindahan pemandangan bawah laut perairan di sekitar Pulau Salawati. Warna-warni biota yang hidup di bawah laut di perairan Pulau Salawati mampu menyihir siapa saja yang melihatnya.
(Foto: Pesona Travel)
Berbagai jenis terumbu karang, ikan, dan makhluk hidup lainnya yang masih terjaga keberadaannya bisa para traveler lihat. Selain makhluk hidup para penyelam juga bisa menemukan bunker peninggalan Belanda dan Jepang pada masa Perang Dunia Kedua.
Ternyata keunikan biota dan indahnya alam Pulau Salawati juga tersuguh hingga sungai yang terdapat di dalam pulaunya. Ada sebuah sungai yang bernama Sungai Doktor di sisi barat pulau dan dihuni oleh ikan yang indah warnanya.
BACA JUGA:
Masyarakat dan para pelancong yang pernah melihatnya menyebut ikan tersebut dengan nama Pelangim karena warnanya yang beragam. Meskipun warnanya lebih banyak ungu, tapi bercak kebiruan pada bagian ekornya, tutup insang berwarna kuning, dan sirip yang berwarna violet bercampur biru membuat ikan Pelangi menarik untuk dipandang.