Dia juga tidak lagi menggunakan lift dan sering melakukan push up . “Berjalan kaki juga membantu menenang kan pikiran,” ujarnya.
Dengan cara sederhana ini ia bisa menurunkan 15 kilogram. Tebih penting lagi, ia dapat mengontrol gula darahnya. Sebenarnya orang dianjurkan untuk setidaknya berolahraga 2,5 jam seminggu dengan level moderat. Jadi waktu ini bisa dipecah 30 menit setiap hari selama lima hari dalam seminggu. Waktu 30 menit ini bisa dipecah lagi masing-masing selama 10 menit. Waktu 10 menit ini dimaksudkan untuk mempermudah orang untuk melakukan olahraga. Bahwa tidak ada lagi alasan untuk tidak berolahraga dengan waktu yang bisa dipecahpecah. Olahraga juga bisa dilakukan secara sederhana tidak perlu pergi ke gym misalnya. Memilih naik tangga ketimbang eskalator atau lift ataupun parkir di tempat yang agak jauh salah satu caranya.
Ditegaskan oleh jurnal American Heart Association, mereka yang rutin berolahraga tidak peduli berapa lama mereka melakukannya, berpeluang lebih kecil meninggal dalam jangka waktu tertentu. Apa saja manfaat olahraga? Sudah jelas, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melawan depresi, memperkecil risiko kanker, membuat perasaan lebih tenang, dan mencegah penyakit jantung. Jangan lupa, tidak ada kata terlambat. Bahkan kelompok paruh baya dan mereka yang memiliki gaya hidup pasif bisa segera memulainya dan merasakan manfaat.
Kraus menganjurkan kepada para pasiennya agar segera memulai berolahraga dan menyarankan mengenakan jam tangan pintar sehingga dapat mengetahui langkah kaki setiap hari. Dianjurkan melangkah hingga 10.000 setiap hari.
(Risna Nur Rahayu)