JAKARTA - Banyak yang bilang seorang laki-laki akan mencari pasangan yang mirip dengan ibunya, sedangkan perempuan akan mencari pasangan yang seperti ayahnya. Mirip di sini belum tentu secara fisik, melainkan lebih kepada sifat dan pembawaan seseorang. Namun, benarkah kita akan mencari pasangan yang mirip seperti orangtua kita sendiri? Apakah ada teori atau ilmu yang bisa menjelaskan fenomena ini? Yuk, simak jawabannya seperti dilansir dari hellosehat.com di bawah ini.
Apa yang kita inginkan saat mencari pasangan hidup?
Sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa banyak orang cenderung mencari pasangan yang mirip dengan orangtuanya. Bahkan, pria cenderung memilih pasangan seperti ibunya dan wanita cenderung memilih pasangan seperti ayahnya. Tak cuma sampai situ, anak yang orangtuanya berusia jauh dari mereka, misalnya seorang wanita yang jarak usia dengan ayahnya sangat jauh berbeda pun cenderung menyukai pria yang berusia jauh lebih tua darinya.
Kemiripan tersebut bisa dari segi sifat, bisa juga dari segi fisik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, pria ternyata memberikan gambaran sosok wanita idaman yang mirip ibu mereka pada saat masih muda, begitu juga dengan wanita. Uniknya lagi, ternyata gambaran kemiripan fisik pasangan dengan orangtua Anda juga sangat berkaitan dengan kualitas hubungan Anda dengan orangtua. Semakin baik hubungan anak dengan orangtuanya, maka semakin besar pula kecenderungan seseorang untuk memilih pasangan yang secara fisik mirip dengan orangtua mereka.
Mengapa hal ini bisa terjadi?
Teori imprint bisa jadi penyebabnya. Contoh imprint yaitu ketika seekor anak bebek menetas, anak bebek tersebut kemudian akan terus mengikuti dan “menempel” dengan induknya, yaitu sosok yang pertama kali dilihatnya.
Ternyata alam bawah sadar manusia juga melakukan imprint terhadap orangtua atau pengasuhnya. Karena itulah secara tidak sadar, mereka akan “menempel” atau memilih pasangan yang menyerupai sosok orangtua mereka.
Selain itu, para ahli juga memercayai teori attachment (kelekatan) yang prinsipnya sangat mirip dengan imprint. Seorang anak akan membangun ikatan dan attachment pada orangtuanya agar bisa bertahan hidup. Nah, setelah beranjak dewasa, Anda pun akan semakin lepas dari sosok orangtua. Maka untuk bisa bertahan hidup, Anda akan mencari sosok yang bisa memenuhi segala kebutuhan Anda seperti halnya orangtua memenuhi kebutuhan Anda. Itulah mengapa akhirnya Anda memilih pasangan yang mirip dengan orangtua sendiri.