SEBAGIAN besar seseorang hanya menyadari amandel saat menjadi bengkak atau terinfeksi, seperti pada kondisi tonsilitis. Tapi, massa pada jaringan limfatik di mulut dan tenggorokan dianggap sebagai penjaga imunologi saluran aerodigestive.
Dilansir dari Mentalfloss, Kamis (29/3/2018), untuk mengetahui lebih lanjut mengenai amandel, berikut ini penjelasannya.
Manusia miliki 4 jenis amandel
Istilah tonsil biasanya mengacu pada tonsil mengenai langit-langit mulut yang dapat dilihat di belakang tenggorokan. Jaringan tonsillan termasuk tonsil lingual yang terletak di dasar lidah, tonsil tuba, dan tonsil adenoid.
(Baca Juga: Tulisan Kaligrafi Meghan Markle Pernah Hiasi Undangan Pernikahan Robin Thicke)
Salah satu responder tubuh pertama untuk patogen
Amandel adalah responden pertama, sebagai kunci untuk patogen yang dapat menyebaban infeksi atau bahaya lainnya. patogen ini berikatan dengan sel-sel kekebalan khusus di lapisan epitel untuk mendapatkan respons imun pada sel T limfoid dan B dari amandel. Pada dasarnya akan membantu untuk memulai respons terhadap imun.
Amandel terkadang harus dihilangkan
Meskipun amandel adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh, amandel akan menjadi obstruktif atau kronis saat terinfeksi, maka harus dihilangkan dengan metode tonsilektomi. Sisa dari sistem kekebalan tubuh akan menangani serangan infeksi lebih lanjut.
(Baca Juga: Pisang Goreng Renyah atau Pisang Goreng Dadar, Camilan Nendang di Sore Hari)
Tonsilektomi telah dilakukan ribuan tahun
Gagasan untuk menghilangkan amandel telah diyakini selama 3 milenium dan ini menjadi satu prosedur bedah yang cukup tua. Meskipun pemahaman ilmiah tentang operasi telah berubah secara dramatis sejak saat itu, manfaat dan bahaya tonsilektomi telah diperdebatkan selama berabad-abad.
Awal tonsilektomi cukup buruk
Kasus operasi amandel pertama diketahui dilakukan oleh seseorang yang ahli dalam bidang kedokteran, Cornelio Celcus. Berkat karyanya tersebut dapat diduga bahwa tonsilektomi merupakan prosedur yang menyakitkan. Celcus menerapkan pencampuran cuka dan susu pada spesimen bedah unutk hemostatis atau pendarahan yang kaku.
Modern tonsilektomi sudah cukup baik
Teknik menghilangkan amandel kini jauh dari rasa menyakitkan dengan proses yang disebut coblation. Ini semacam obat yang hampir menyebabkan tidak adanya pendarahan dan penyembuhan yang lebih cepat.
(Utami Evi Riyani)