"Ya, karya AD Pirous ini unik dan indah. Kekhasannya ada pada teknik kaligrafi dan tipografi. Ada pesan spiritualitas, religius, sekaligus misterius dalam karya-karyanya," ulasnya tentang seniman Bandung kelahiran Aceh itu.
AD Pirous sendiri pernah mengatakan, dia seringkali tergoda mengangkat persoalan biasa, seperti religius, sosial, bahkan politik sebagai ide lukisannya. Untuk karya AD Pirous dua diantaranya berasal dari kolektor lama dan tersohor dari keluarga A Papadimitrio.
Karya lukis lain yang akan dilelang juga lukisan yang tak biasa. Kebanyakan karya seni maestro lukis yang pernah berjaya di era Bung Karno. Diantaranya, Umi Dachlan, Basuki Abdullah, Affandi, Rustam Aji, H Widayat, dan Arie Smith.
Melalui lelang ini, pihaknya berharap bisa mengangkat kehormatan maestro lukis legendaris Indonesia. Sekaligus, membangun kepercayaan diri seniman-seniman lokal lainnya untuk berkarya dan kelak hasil karya mereka bisa dihargai mahal di balai lelang seni internasional.
"Saya masih yakin, hasil lelang nanti bisa memecahkan rekor dunia. Karena di beberapa kegiatan lelang kami, sejumlah karya maestro lukis Indonesia selalu dihargai mahal. Seperti Abdul Aziz, Lee Man Fong, Theo Meier, dan Sonega," pungkasnya.
(Renny Sundayani)