Saat insiden terjatuh yang pertama itu, Paul berteriak-teriak mengharap ada seseorang yang mendengar lalu menolongnya. Tapi malang berada di pihak Paul, ia telah berjalan cukup jauh, tiada seorang pun yang mendengarnya, dan keadaan memaksanya untuk menerima, ia harus menghabiskan malam sendirian dengan terluka di gurun.
"Saya telah meminum semua air di botol yang saya bawa. Jadi, saya mulai mengisinya dengan air kencing, dan saya terpaksa meminumnya pada malam pertama saya terperosok," ungkap Paul.
Beruntung, Paul cepat berpikir dan memutar otak, ia tidak lantas meminum air kencingnya dengan jumlah banyak, karena telah menemukan ide untuk minum air hujan dan memakan kaktus yang banyak tumbuh di gurun. Setelah menemukan ide itu, Paul langsung mempraktikkannya, dan mengisi perutnya dengan kaktus.
"Kaktus memberikan saya harapan untuk melanjutkan hidup dan energi. Itu pula yang membuat saya percaya diri bisa bertahan dalam 24 jam," tambahnya.