Secara detailnya, kenapa akhirnya wasir muncul, sambung dr. Franky, adalah ketika adanya tekanan yang besar di daerah anus yang mana intra abdomen meningkat. Kondisi ini yang kemudian membuat aliran balik vena terganggu.
"Kalau sudah terganggu, yang terjadi kemudian adalah tekanan di vena tinggi dan pelebaran vena pun terjadi atau yang kemudian banyak dikenal dengan pertumbuhan wasir di anus," terang dr. Franky.
Selain karena kebiasaan BAB di kloset duduk, mereka yang berusia dewasa tua juga sangat rentan mengalami masalah ini. Ini dikarenakan kondisi usus mereka yang sudah tidak lagi bekerja optimal. Jadi, ketika ada tekanan tinggi di bagian anus, usus tidak bisa secara otomatis mengembalikan ke kondisi semula dan sangat rentan terjadi wasir.
Di lain sisi juga dr. Franky menegaskan bahwa Anda yang bekerja lebih banyak dalam posisi duduk, menjadi bagian dari faktor risiko masalah ini. "Saya sarankan, per setengah jam duduk, Anda bisa bangkit berdiri lalu sedikit beraktivitas. Tidak mesti olahraga, yang penting bergerak. Jangan duduk doang, karena duduk lama bisa menyebabkan munculnya wasir," katanya.
Jadi, dr. Franky sangat menyarankan bagi Anda untuk lebih menggunakan toilet jongkok. "Sebetulnya, upaya pencegahan dikembalikan ke Anda saja. Yang jelas, ketika tahu informasi ini, setidaknya tahu apa yang seharusnya dilakukan," tambahnya.
(Dinno Baskoro)