"Kita masih perlu waktu dalam menyediakan aksesibilitas, atraksi dan fasilitas memadai bagi kenyamanan wisatawan yang berkunjung kesana," ujar Fahmi.
Seorang wisatawan Ardilla menyatakan di komplek candi juga ada beberapa tempat penjual makanan ringan dan minuman dan tidak perlu panik kalau di tengah teriknya panas merasa kehausan. "Toiletnya juga lumayan bersih dan juga ada musala. Selain itu di luar komplek candi banyak pohon rindang untuk berteduh. Bahkan ada keluarga yang menggelar tikar dan santap siang," ujarnya.
Ketika memasuki lokasi candi pengunjung diberi tiket parkir dan biaya masuk sebesar Rp5.000 perorang, tanpa ada biaya tidak resmi lainnya.
Ada beberapa kotak sumbangan dari kardus terbuka, itupun tulisannya tidak diwajibkan. Kardus ini diletakkan di toilet dan di gerbang komplek candi.
"Jumlah pengunjung ke candi ini tidaklah banyak, saat-saat ramai biasanya memang saat libur akhir pekan atau saat ada tur sekolah dan keluarga," ujarnya.
(Risna Nur Rahayu)