Dibalik itu semua, tren baru ini juga memiliki risiko yang cukup mengerikan. Pasalnya, menurut dokter kulit jika plat datar tidak cukup dalam posisinya, maka tindik yang ada di permukaan kulit bisa bergerak dan akhirnya membuat jari terluka. Namun, jika plat datar di tempatkan terlalu dalam, daging bisa tumbuh di atas plat datar tersebut.
Namun, apapun risikonya bagi kesehatan, pasangan-pasangan yang telah menerapkan tren ini seakan sedang dimabuk kepayang dan membelakangi risiko berbahayanya. Mereka juga memamerkan tindikan dengan gaya permata yang serasi dan menganggap dengan menindik jari, maka janji yang terucap pun lebih awet.
(Renny Sundayani)