7 Fakta tentang Stryrofoam yang Bikin Anda Tercengang

Renny Sundayani, Jurnalis
Rabu 28 Februari 2018 17:17 WIB
Fakta Styrofoam (Foto: Istimewa)
Share :

Keberkelanjutan (sustainability) bagi lingkungan kini bukan dilihat kemudahan membusuk (biodegradability) suatu bahan tetapi dari siklus atau daur hidupnya yang lebih ramah lingkungan, mulai dari bahan baku, cara produksi, penggunaan produknya, sampai pendaur-ulangan sampahnya adalah yang paling sedikit memakan energi, tidak menimbulkan pemanasan global, dan sumber daya alam yang dipakai tidak berlebihan. Dari sisi penggunakan energi, kemasan makanan dari polistirena ini sangat hemat dalam proses pembuatan dan pemakaiannya; dan dari sisi pendaur-ulangan sampahnya juga punya potensi yang lebih baik, karena kemasan ini dapat didaur ulang (recycled) atau diperoleh ulang (recovery) menjadi barang baru seperti kemasan polistirena untuk elektronik, beton ringan dan absorber sulfur.

6. Kemasan Makanan yang sampahnya paling ekonomis

Dari timbunan sampah yang ada di Indonesia, sampah plastik dan kemasan makanan (termasuk polistirena) adalah yang paling dicari oleh para pemulung karena lebih bernilai ekonomis. Ini adalah hasil temuan yang didapat oleh Ir. Akhmad Zainal Abidin, M.Sc., Ph.D dan tim saat melakukan survei sampah di lebih dari belasan sungai-sungai besar di pulau Jawa.

7. Inggris, Jerman, Amerika, dan Kanada melegalkan styrofoam

Seperti layaknya di Indonesia, pemerintah Inggris, Jerman, Amerika, dan Kanada tidak melarang pemakaian kemasan makanan dari busa polistirena ini. Justru mereka membuat sistem pengolahan sampah yang sangat baik, untuk memastikan sampah kemasan ini dapat dipergunakan secara maksimal. Seperti di Inggris, terdapat 25 lokasi sarana daur ulang busa polistirena. Di Jerman, 98% dari kemasan busa polistirena yang dikembalikan ke tempat penampungan sampah didaur ulang. Di California, Amerika Serikat, 20% dari seluruh penduduknya memiliki akses daur ulang untuk kemasan jajanan makanan pinggir jalan. Satu di antara empat warga Kanada dapat mengakses layanan dinas kota untuk daur ulang busa polistirena, sedangkan untuk busa polistirene non food grade (untuk kemasan elektronik besar) satu di antara dua warga Kanada dapat mengakses layanan daur ulang dari pemerintah mereka.

(Renny Sundayani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya