BEKASI - Dodol terbesar sedunia dengan panjang 4.000 meter dan lebar 2,5 sentimeter akan segera hadir di acara Bekasi Zaman Now pada Minggu 11 Februari 2018.
Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJI) melibatkan 30 pengusaha untuk memproduksi dodol terpanjang di dunia versi Musium Rekor Dunia-Indonesia (Muri) itu.
"Dodol ini memiliki panjang 4.000 meter dengan lebar 2,5 centimeter yang akan kita tampilkan di acara Bekasi Zaman Now pada Minggu (11/2)," kata Ketua Umum APJI Ayu Mulyadi di Bekasi.
Menurut dia, dodol itu diklaim terpanjang di dunia yang akan memperoleh pengakuan rekor Muri dalam acara yang digelar di Jalan Boulevard Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Kota Bekasi mulai pukul 06.00-17.00 WIB.
Ia menyebutkan, pihaknya akan mengerahkan 30 pengusaha dodol tradisional Betawi di Kota Bekasi yang mayoritasnya merupakan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).
Dodol tersebut rencananya akan dibagikan kepada para pengunjung acara Bekasi zaman Now pada Minggu (11/2) pukul 16.30 WIB. "Ini adalah produk dodol percontohan pertama di Bekasi. Kota Bekasi miliki potensi bagus dalam produksi dodol," katanya.
Ayu mengatakan bahan baku yang akan digunakan salah satunya kelapa parut dengan takaran satu buah kelapa per kilogram dodol ditambah terigu. "Kita punya sistem pembuatan sendiri. Total bahan baku yang digunakan bisa mencapai ratusan kilogram," katanya.
Menurut Ayu, penampilan dodol terpanjang itu sekaligus memberdayakan para produsen dodol di Kota Bekasi yang selama ini jarang menerima pemesanan di luar Hari Raya Idul Fitri.
"Pedodol ini biasanya hanya berproduksi kalau Hari Raya Idul Fitri. Mereka jangan bekerja di hari besar saja, makanya kita libatkan dalam acara ini," katanya.
Dodol yang akan dibagikan kepada pengunjung acara yang diprediksi sebanyak 200.000 pengunjung itu memiliki rasa original Dodol Betawi.
"Selain menampilkan dodol terpanjang, kami juga menyuguhi pengunjung dengan hiburan artis nasional dari kalangan musisi dan presenter serta penyediaan sejumlah pelayanan publik dari Pemerintah Kota Bekasi, kepolisian dan lainnya," katanya.
Ketua Pelaksana Bekasi Zaman Now Centino D Kawilarang memprediksi sebanyak 200.000 orang diperkirakan akan mengunjungi kegiatan akbar bertajuk Bekasi Zaman Now. "Bekasi Jaman Now adalah 'event' kali pertama yang terbesar dalam kurun waktu 20 tahun di Kota Bekasi," katanya.
Menurut dia, jumlah pengunjung itu diproyeksikan berdasarkan situasi pada saat hari bebas kendaraan berlangsung setiap akhir pekan di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, yang mencapai 40.000-50.000 orang dengan durasi tiga jam pelaksanaan kegiatan.
"Jumlah peserta itu kami hitung dengan menerjunkan tim 'cecker' sebanyak 20 orang untuk menghitung rata-rata pengunjungnya. Jumlah ini merupakan yang terbanyak, bahkan di atas jumlah pengunjung hari bebas kendaraan di Jakarta," katanya.