BANYAK orang melakukan diet detoks demi alasan kesehatan. Namun, pakar kesehatan justru mengatakan tren detoks tidak efektif, malah berbahaya.
Beberapa jenis detoks yang diyakini membahayakan, di antaranya diet detoks. Ada banyak program detoksifikasi, sebut saja yang dipopulerkan para artis Hollywood seperti Beyonce, Gwyneth Paltrow, dan Jared Leto. Mereka melakukan diet detoks dengan jeruk lemon yang diklaim dapat membersihkan usus.
Program diet 10 hari ini mengganti makanan dengan minuman air jeruk lemon, cabai cayenne , dan sirup maple. Campuran ini dikatakan bisa menghilangkan toksin, menurunkan berat badan, dan mencerahkan kulit. Ada pula metode detoks dengan konsumsi cuka apel yang dicampur air putih.
Cara lain dengan mengonsumsi makanan mentah seperti kacang, sayur, buah, dan minyak zaitun. Nah yang kedua, Colonics, yakni membersihkan usus besar dengan menginjeksikan kopi panas melalui rektum. Prosedur ini dimaksudkan untuk menghilangkan toksin dari hati dan ginjal.
Terakhir, melakukan detoks dengan mengonsumsi obat pencahar. Obat ini bisa berupa pil, tablet kunyah, hingga cairan. Mengandung zat kimia yang bisa meningkatkan pergerakkan usus. “Obat pencahar ini umumnya tinggi garam dan mampu menyerap cairan,” tutur Dr Susan Besser, dari Mercy Medical Center, dikutip dari Dailymail .