Tips Menggunakan Gaun Pengantin dengan Sentuhan Tradisional untuk Wanita Berhijab

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis
Jum'at 02 Februari 2018 17:16 WIB
Hijab tradisional (Foto: Instagram / Fitriliza)
Share :

SAAT ini sudah banyak hadir pilihan busana pengantin muslimah bergaya tradisional atau modern elegan. Kini, tren yang tengah berkembang, banyak pengantin muslimah yang ingin menggunakan busana pengantin tradisional di hari pernikahannya.

Bila memilih busana pengantin sesuai adat istiadat, sudah pasti tata rias wajah dan rambut juga mendapatkan sentuhan tradisional. Misalnya, pengantin Jawa tetap menggunakan sanggul, ragam aksesori, hingga paes. Kemudian, pengantin Sunda juga melengkapi penampilan rambutnya dengan Siger.

 BACA JUGA:

Hadiri Acara Formal, Ini Alasan Meghan Markle Pilih Pakai Suit ketimbang Gaun Cantik

“Sekarang kecenderungan pengantin hijab banyak yang memilih tradisional, ada yang pakai adat Sunda atau Jawa. Mereka tetap bisa pakai paes dan sanggulan, asalkan hijabnya menutupi leher dan telinga,” ujar Fitri Liza, perias serta pendiri sanggar tata rias dan tata busana tradisional Sanggar Liza, yang ditemui Okezone di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis 1 Februari 2018.

 

 (Foto: Instagram/Fitriliza)

Lebih lanjut, terpenting hijab yang dikenakan oleh pengantin sesuai dengan busananya. Terkait material, Fitri menekankan bahwa jenis hijab yang dipakai harus tertutup rapat, berbahan lentur, tipis, dan mengikuti bentuk kepala sang pengantin.

“Bahan hijabnya harus lentur, bisa dari bahan kaos atau sejenis tulle sehingga bisa mengikuti bentuk kepala. Materialnya yang tipis karena pengantin Jawa, misalnya, juga akan menggunakan berbagai aksesori yang ditusuk,” tambah Fitri.

Dengan penggunaan tata rias rambut yang cukup banyak, pengantin berhijab memang bisa merasa tidak nyaman saat mengenakannya. Kendati demikian, menurut Fitri, asal sang pengantin merasa senang, hal tersebut nyatanya tak perlu menjadi masalah.

“Di awal kan seharusnya pengantin dan perias akan bertemu. Misalnya, pengantin ingin menggunakan adat Jawa maka nanti perias akan menjelaskan apa saja yang akan dilakukan. Tertutup enggak masalah asalkan pengantinnya merasa happy,” tambah wanita berkacamata itu.

 

 (Foto: Instagram/Fitriliza)

Yang membedakan pengantin wanita berhijab dengan yang tidak, dituturkan Fitri, para pengantin wanita berhijab banyak yang tidak ingin bagian alisnya dicukur.

 BACA JUGA:

Tingkatkan Fungsi Otak hingga Sehatkan Kulit, 10 Manfaat Anggur Hitam

“Biasanya pantangannya, tanpa cukur alis. Kita ikuti saja maunya, dengan tidak mencukur alis bisa tetap terlihat rapi. Sesuai permintaan pengantin, soal make-up pun mereka biasanya ingin soft,” tutup Fitri.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya