Bolehkah Berhubungan Suami Istri Setelah Pap Smear?

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis
Kamis 01 Februari 2018 09:37 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA - Pap smear merupakan tes pemeriksaan wajib dilakukan wanita di usia dewasa, terlebih saat Anda telah menikah atau sudah aktif secara seksual. Ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebelum atau sesudah pap smear, salah satunya adalah berhubungan intim. Peraturannya, Anda diwajibkan untuk tidak melakukan hubungan seks satu hari sebelumnya. Namun, kalau sudah pap smear, apa sudah boleh bercinta lagi dengan pasangan? Berikut jawabannya.

Apa itu pap smear?

Sebelum Anda mengetahui kapan diperbolehkan berhubungan seks setelah pap smear, ada baiknya ketahui dulu penjelasan mengenai tes untuk wanita ini. Pap smear adalah tes yang dilakukan untuk mencari perubahan dalam sel-sel serviks (leher rahim) yang dapat menunjukkan gejala-gejala kanker serviks atau kanker leher rahim.

Selama tes, sebuah alat kecil akan dimasukkan ke dalam vagina Anda. Ini bertujuan untuk mengambil sampel kecil dari sel-sel pada permukaan leher rahim. Sampel tersebut kemudian disebar pada slide (Pap smear) atau dicampur dalam fiksatif cair (sitologi berbasis cairan).

Lalu sampel akan dikirim ke laboratorium untuk diteliti di bawah mikroskop. Sel diperiksa untuk kelainan yang mungkin menunjukkan perubahan sel abnormal, seperti displasia atau kanker leher rahim.

Selain itu pap smear biasanya dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan panggul. Seluruh wanita dianjurkan untuk melakukan pap smear pada usia 21 tahun. Tes pap ini dilakukan untuk mendeteksi dini adanya kanker leher rahim. Wanita usia 21-29 tahun dianjurkan untuk melakukan tes ini setiap tiga tahun, tanpa disertai tes Human papillomavirus (HPV).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya