Jahitan Ekstra Pasca-Melahirkan Timbulkan Rasa Sakit di Miss V Ketika Berhubungan Seks

Tiara Putri, Jurnalis
Rabu 31 Januari 2018 03:05 WIB
Ilustrasi (Foto: Independent)
Share :

PADA ibu hamil yang menjalani proses melahirkan secara normal, ia harus menunggu hingga pembukaan sepuluh agar bayinya keluar. Hal itu tak jarang membuat ibu hamil mengalami episiotomi atau robekan di lubang miss V. Guna mengatasi hal tersebut, biasanya dokter ataupun bidan yang membantu proses kelahiran akan melakukan penjahitan.

Baru-baru ini tersiar kabar di mana sejumlah perempuan yang telah melahirkan menemukan diri mereka menerima 'husband stitch' atau jahitan suami. Dalam kondisi itu, perempuan akan menerima jahitan ekstra yang membuat miss V-nya semakin sempit. Banyak yang mengatakan jahitan ini dilakukan untuk 'menyenangkan' suami demi meningkatkan kenikmatan seksual.

 (Baca Juga: Tanpa Bantuan Medis, Ibu 42 Tahun Melahirkan Bayi Jumbo Sendirian di Rumah)

Padahal, data ilmiah yang menyetujui hal tersebut masih sedikit. Malah, jahitan ekstra dapat membawa efek samping yang menyakitkan dan permanen bagi perempuan. Jelas hal ini tidak menguntungkan meskipun beberapa perempuan memang sengaja mendapatkan jahitan ekstra tersebut.

Melansir Independent, Rabu (31/1/2018), jahitan ekstra dapat membuat seorang perempuan kesakitan ketika berhubungan seks. Tak hanya itu, sejumlah pihak menganggap jahitan ekstra adalah bentuk objektivitas perempuan dan mengganggu bagi ibu baru. Menurut seorang ginekolog, Dr Sheila F Newman, menambahkan jahitan ekstra pasca-melahirkan untuk keketatan adalah tindakan bodoh dalam dunia medis.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya