Untuk pencegahan, setiap orang wajib tahu gejala aritmia yang sebenarnya mudah dikenali. Paling sering yakni jantung berdebar, kepala pusing, tubuh terasa lemas, hingga tak jarang pasiennya pingsan mendadak.
Berkenaan dengan gejala utama jantung berdebar, tetap harus dipastikan apakah benar itu gejala aritmia atau adrenalin terpacu. Membedakannya yakni, di saat santai atau sedang tidak beraktivitas berat, berarti Anda harus curiga dengan gejala aritmia tersebut.
"Masyarakat harus waspada dengan gejala aritmia, karena tidak khas. Apalagi saat berdebar, harus membedakan secara pasti," tambahnya.
Dijelaskan dr Agung, seseorang yang mengalami gejala irama jantung tidak beraturan ini tidak hanya sebatas cepat. Pasien juga mengeluh denyut jantungnya tidak teratur, hingga terasa lebih kuat.
Jika mengalami gejala seperti itu, seharusnya Anda segera konsultasi dengan dokter. Jangan abaikan agar tidak menimbulkan kematian yang berdampak membahayakan.
(Helmi Ade Saputra)