Bercukur menyebabkan pergesekan pada kulit sehingga memicu iritasi. Nah, untuk meminimalisir terjadinya iritasi, gunakan alat cukur dengan dua atau tiga pisau untuk tipe rambut lurus, dan alat cukur satu pisau untuk rambut keriting dan kasar.
Ikutilah aturan bercukur
Untuk pemilik kulit sensitif, perhatikan tata cara saat bercukur. Kuncinya, selalu ikuti arah tumbuh rambut. Selain itu, hindari tekanan pada kulit. Pisau cukur berkualitas dengan pisau tajam akan memberi tekanan minimal. Lakukan cukur janggut saat keadaan segar dan benar-benar terbangun, seperti pada pagi hari.
Bersihkan pisau cukur
Sisa-sisa krim cukur dan bulu-bulu yang telah dicukur menyebabkan pisau cukur menjadi kotor. Karena itu, bersihkan pisau cukur setelah tiga atau empat kali gerakan. Bila tidak, krim dan bulu-bulu yang ada pada pisau cukur bisa menghalangi gerak lembut pisau sehingga menyebabkan ruam. Jangan lupa mengganti pisau cukur secara berkala terutama bagi Anda yang memiliki masalah kulit sensitif. Saat terbaik adalah setelah dua atau tiga kali bercukur segera ganti alat cukur Anda.
Pakai krim setelah bercukur
Setelah mencukur, bilas wajah menggunakan air dingin. Air dingin bisa membantu menutup pori-pori dan mengurangi kemerahan. Setelah itu, oleskan krim yang khusus diaplikasikan setelah bercukur. Pastikan untuk menggunakan krim setelah mencukur yang tepat sesuai tipe kulit sensitif.