Apa Artinya Kalau Mata Terbuka Saat Tertidur? Bahaya Apa Tidak?

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis
Senin 15 Januari 2018 16:27 WIB
Ilustrasi
Share :

Selain itu, lagophthalmos nokturnal juga bisa terjadi setelah menjalani blepharoplasty, yaitu prosedur untuk menghilangkan kulit berlebih pada kelopak mata bagian atas ketika penuaan terjadi. Pembedahan ini memang bisa membuat wajah lebih muda, tapi risiko untuk mengembangkan lagophthalmos lebih besar.

Ada beberapa penyakit yang juga dapat menyebabkan tidur dengan mata terbuka. Misalnya penyakit lyme, cacar air, penyakit gondok, polio, kusta, difteri, sindrom Guillain-Barré, sindrom moebius, dan penyakit neuromuskular. Kelainan mata seperti exophthalmos (mata menonjol) juga bisa membuat seseorang sulit untuk menutup kelopak mata. Kemudian, bulu mata bagian atas dan bawah yang terlalu tebal juga bisa menyebabkan mata sulit untuk menutup secara sempurna.


Apakah aman bila tidur dengan mata terbuka?

Dilansir dari Verywell, kelopak mata memberi penghalang dan memberikan akses air mata untuk membasahi permukaan mata. Pada air mata, terdapat antibiotik alami yang membantu membunuh virus dan bakteri. Selain itu, air mata juga membantu menjaga lingkungan di sekitar mata tetap lembap agar sel-sel mata berfungsi dengan baik.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya