VIHARA pada umumnya berbentuk bangunan yang normal, tergantung dari budaya tempatnya berada. Di Indonesia bentuk bangunan vihara pada umumnya memiliki unsur budaya Tionghoa, dengan banyak ornamen warna merah dan hiasan naga.
Sementara, di Thailand bangunan persembahyangan ini umumnya memiliki satu bagian bangunan yang atapnya menjulang berbentuk kerucut, dengan dominasi warna emas berkilau. Namun, nyatanya tidak semua arsitektur bangunan vihara seperti itu.
Pasalnya, seperti yang dilansir dari laman Where To, Selasa (9/1/2018), ada sebuah vihara di Thailand dengan bentuk yang bisa membuat siapa saja tercengang, bahkan hingga membelalakan mata. Bagaimana tidak, vihara yang bernama Wat Phra Dhammakaya tersebut bentuk bangunannya menyerupai pesawat induk alien alias ufo, seperti yang ada dalam film-film layar lebar.
Wat Phra Dhammakaya berada sekira 50 kilometer dari Bandara Internasional Bangkok Suvarnabhumi Airport (BKK). Arti nama dari Wat Phra Dhammakay sendiri yaitu Vihara Tubuh Dhamma yang Dihormati.
Vihara yang didapuk sebagai vihara tersebesar di dunia ini memiliki area seluas 320 ribu meter persegi dan terletak di Khlong Luang, Provinsi Pathum Thani. Bentuknya yang unik menyerupai ufo yang mendarat di bumi, membuat vihara ini sangat membahana namanya dan sayang untuk dilewatkan.
Masih dari sumber yang sama, dasar vihara cukup besar dan bentuknya melingkar. Ada tangga yang cukup lebar dan nyaman untuk digunakan naik ke atas. Para pelancong dan umat biasanya naik ke atas untuk melihat bagian atas vihara berupa kubah emas, yang dijadikan balai peringatan pendiri sekte, bernama Phramonkolthemuni.
Untuk bisa tiba di atas, pengunjung harus menempuh waktu sekira 15 menit. Sebelum sampai di atas, pengunjung juga bisa melihat bagian tengah bangunan berupa kubah besar bernama Dhammakaya Cetiya.
Pada bagian Dhammakaya Cetiya terdapat sejuta patung perunggu Budha yang dilapisi emas. Sejumlah 300 ribu patung berada di luar dan 700r ibu patung lainnya terdapat di dalam vihara.
Patung-patung yang terdapat di vihara ini membuat bangunan peribadatan khas Thailand tersebut semakin megah. Bila sedang diadakan sebuah ritual atau kegiatan peribadatan, Wat Phra Dhammakaya menjadi vihara dengan upacara Buddhis terbesar di dunia karena diikuti oleh lebih dari 100 ribu orang biksu.
Bagi pengunjung harian, bisa mengikuti ritual keagamaan dan meditasi massal yang diadakan setiap hari, dibantu oleh ribuan relawan yang tersedia. Salah satu upacara yang rutin diadakan dan menjadi ritual utama di Wat Phra Dhammakaya yaitu upacara sore hari saat matahari terbenam. Semua biksu akan duduk di depan sebuah lilin besar, bermeditasi di bawah sinar matahari.
Cahaya lilin yang menyala dari batang lilin besar tersebut berfungsi sebagai sumber penerangan yang menerangi keseluruhan area. Sementara, para biksu berbaris sesuai dengan posisi yang ditandai, dengan serentak dan khidmat mereka beribadah.
Bagi Anda yang ingin datang melancong atau beribadah ke vihara unik ini, vihara dibuka setiap hari dalam sepekan dan pengunjung dapat dengan mudah mendapatkan transportasi untuk menuju ke vihara dari Bangkok. Namun, disarankan bagi pengunjung untuk datang ketika hari cerah berawan, sebab sebagian besar kegiatan dilakukan di luar vihara.
(Renny Sundayani)