BUKAN hanya menyoal bagaimana kehidupannya yang berbeda, ternyata perbedaan generasi juga menentukan bagaimana mereka merayakan tahun baru. Ya, semakin bertumbuhnya kehidupan, maka kebiasaan masyarakat di dalamnya pun berbeda.
Begitu juga dengan perayaan tahun baru. Mereka yang mungkin hidup di zaman 60-an akan berbeda pengalamannya dengan mereka yang lahir di tahun 2010. Lalu, bagaimana pesta tahun baru di setiap generasi itu?
Okezone coba mengulik kebiasaan dan budaya setahun sekali ini. Apakah benar semuanya serba berbeda?
Generasi X (1980)
Tidak banyak yang tahu di era ini sebetulnya televise sudah ada dan bisa dinikmati di seluruh nusantara. Tapi, memang kepemilikannya tidak banyak, hanya orang-orang berduit yang punya.
Jika melirik pada acara tahun baru di era ini, ternyata bukan menonjolkan pesta kembang api yang megah atau riuh pikuk orang di jalanan yang kemudian menghitung bersama detik-detik pergantian.
Dari apa yang diketahui di Youtube, acara televise menjadi hiburan tahun baru yang mengasyikan. Ada pentas musik, tarian, dan juga drama. Penyajiannya pun cukup sederhana, hanya ada panggung kecil namun meriah dengan pernak-pernik lampu warna-warni. Komedi dari Warkop juga sepertinya cukup ditunggu-tunggu!
Generasi Milenial (2000)
Memasuki era Milenial atau generasi Y, perubahan budaya pun terjadi. Pesta kembang api mulai masuk dan menjadi keharusan yang ada di malam tahun baru. Muda mudinya juga sudah mulai menunjukan eksitensinya untuk mau beraksi di depan kamera. Yang cukup unik, meskipun sudah banyak kembang api, tapi sepertinya tahun baru di tahun 2000 tidak begitu riuh dirayakan di jalanan.
Ada juga segerombolan anak muda yang merayakan tahun baru di pinggir pantai Lampung. Mereka bersama-sama menyanyikan lagu sambil ditemani deru ombak yang menenangkan. Terdengar lantang dari mereka kebahagaiaan bisa menyambut tahun 2000!
Sementara itu, di Amerika, peryaan tahun baru 2000 dirayakan dengan cukup meriah. Masyarakat berkumpul di pusat kota dan mereka bersama-sama akan menyambut pergantian tahun dengan kebahagiaan yang sama di New York City.
Baca Juga:
Generasi Alpha (2010- sekarang)
Kalau generasi ini sudah cukup modern merayakan tahun baru. Pesta kembang api sudah mulai ditembakkan bahkan sedari pukul 10 malam. Setelah itu, banyak di mall-mall yang menyajikan pesta musik yang bahkan bisa menampilkan artis ibukota. Tak hanya itu, pawai kendaraan pun membuat jalanan penuh sesak. Tak jarang, banyak dari warga yang cekcok karena salah paham antar kelompok.
Tapi, yang perlu digarisbawahi, di tahun ini pesta benar-benar dirayakan dengan cukup meriah. Semua orang rasanya tidak ada yang ingin hanya berdiam diri di dalam kamar. Anak mudanya juga mungkin banyak yang melipir ke pub untuk sekadar bersama teman sejawatnya menikmati malam spesial itu. Oh iya, di tahun ini, mereka yang keluar rumah dan turun ke jalanan biasanya mengenakan busana yang bagus! Hehehe
(Helmi Ade Saputra)