PECINTA seni dan arsitektur wajib mengunjungi Hanoi Opera House kala traveling ke Hanoi, Vietnam.
Gedung teater bergaya arsitektur kolonial Prancis dan Eropa ini tak cuma pantas dikagumi keindahannya tapi juga mementaskan banyak pertunjukkan seni yang menarik dan menghibur baik seni klasik maupun modern.
Siapa yang tak suka menyaksikan pertunjukkan seni ? Rasanya tak ada yang tak suka, apalagi saat traveling. Di Hanoi Opera House ada berbagai pertunjukkan seni klasik maupun kontemporer untuk memanjakan para penikmat seni dan juga turis.
Misalnya saja di hari Minggu, 8 Oktober lalu ada pertunjukkan seni akrobat yang menegangkan nan menghibur. Atau pertunjukkan balet pada 12 Oktober. Setiap minggu ada berbagai pertunjukkan yang bisa dipilih seperti opera/ teater, konser, orkestra maupun tarian. Performance dilakukan oleh seniman lokal dan juga internasional.
Dengan sajian pertunjukkan seni yang variatif, wajar bila Hanoi Opera House disebut sebagai ikon budaya dan arsitektur Hanoi. Karena tak cuma performance-nya yang ditunggu-tunggu, tapi keindahan arsitektur bangunannya juga telah memikat banyak turis.
Hanoi Opera House dibangun persis seperti Palais Garnier, teater tertua dari 2 teater di Paris, Prancis. Gedung ini dibangun pada tahun 1901 oleh pemerintah kolonial Prancis yang kala itu menguasai Vietnam.
Keindahan Hanoi Opera House sudah bisa dilihat dari kejauhan. Gedung berwarna kuning krem ini mengambil gaya arsitektur Neoklasik. Dari lobi utama pengunjung sudah dibuat terkagum oleh desainnya yang fancy.
Lantainya dilapisi marmer Italia warna merah, langit - langitnya dihias dengan mural dan dindingnya dihias lampu gantung tembaga berlapis emas. Satu lagi yang mengesankan adalah susunan tangga melingkar dari lantai 1 hingga lantai 3 yang terlihat klasik.
Setelah lobi utama, mirror room juga tak kalah mengesankan. Didekor bak istana Prancis abad ke-18, ruangan ini biasa dipakai untuk konferensi pers dan acara - acara penting kenegaraan. Seperti namanya, mirror room dihiasi banyak kaca dan perabotan klasik yang fancy.
(Baca Juga: Serunya Jelajah Hanoi, Titik Wisata Sejarah dan Budaya yang Eksotis)
Sementara itu ruang teater atau audience roomnya persis dengan teater yang ada di Paris. Tempat para seniman mempertunjukkan bakatnya ini terdiri dari panggung dan deretan kursi penonton warna merah yang bergaya ala Prancis abad ke-18. Penonton bisa menyaksikan pertunjukkan dari tempat duduk di lantai 1 hingga 3, di bawah langit - langit bermural dan berhias lampu gantung klasik.
Pertunjukkan seni di Hanoi Opera House bisa disaksikan dengan membeli tiket mulai dari 200.000 hingga 700.000 Dong atau sekitar 100.000 hingga 350.000 Rupiah per orang.
Hanoi Opera House terletak di pusat kota Hanoi tepatnya di french quarter. Kawasan ini dikelilingi bangunan klasik bergaya kolonial Prancis yang menyejukkan mata juga deretan restoran dan kafe luar ruang. Selain itu juga dekat dengan destinasi wisata lainnya seperti danau Hoan Kiem, Old Quarter, dan Trang Tien Plaza.
(Baca Juga: Egg Coffee, Kopi Asli dari Hanoi yang Rasanya seperti Dessert)