BAGI para wanita muslimah yang dalam kesehariannya selalu menggunakan jilbab, cara perawatan yang tepat penting diketahui agar koleksi jilbab Anda tahan lama. Sayang, masih banyak hijabers yang kurang memerhatikan cara perawatan kerudung mereka. Lantas, bagaimana triknya?
Seorang lifestyle blogger sekaligus hijaber Lulu Elhasbu mengatakan bahwa perawatan jilbab perlu hati-hati. Jenis bahan yang berbeda membutuhkan perawatan yang berbeda.
"Aku cukup hati-hati banget dalam merawat jilbab, jadi biasanya dicuci menggunakan tangan. Karena kan kita tahu sendiri kotornya di mana, bahannya gimana. Aku takut rusak saja karena jilbab yang paling sering dipakai, ganti-ganti baju tapi enggak ganti jilbab akan terlihat kan," tutur Lulu Elhasbu yang ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 14 Desember 2017.
Dalam proses pencuciannya, sahabat desainer kenamaan Dian Pelangi ini selalu memisahkan jenis jilbab dengan warna-warna tertentu untuk meminimalisir terjadinya luntur. Jenis deterjen yang digunakan pun berbeda untuk setiap bahannya.
Untuk jenis bahan sutra khusus atau yang sifatnya premium bisa dicuci menggunakan deterjen cair, sementara deterjen bubuk untuk material jilbab seperti voal.
(Foto: Annisa Ikhsania/Okezone)
"Jilbab bahannya beda-beda, ada satin, silk, ada juga yang bermotif. Pastikan untuk memisahkan dulu jilbab dari jarum pentul atau peniti sebelum mencuci. Kemudian, pisahkan warna atau motif biar enggak luntur," papar Lulu.
Lebih lanjut, saran Lulu, saat mengeringkan pun tidak perlu dijemur di bawah sinar matahari langsung. Kesalahan tersebut bisa membuat warna jilbab kesayangan Anda kelamaan memudar. Jemur jilbab dengan menggantungnya dengan hanger khusus.
Baca Juga:
Untuk penyetrikaan, wanita yang juga berprofesi sebagai desainer busana muslim ini menyarankan agar selalu mengatur panas pada suhu rendah. Apalagi untuk jenis bahan jilbab tertentu.
"Biasanya disetrika di awal atau di akhir, jadi jangan pas lagi panas banget suhunya. Kalau bahan katun, misalnya, bisa nempel," lanjutnya.
Lalu, bagaimana dengan cara penyimpanan? Lulu sendiri mengaku kerap melipat seluruh koleksi jilbabnya setelah disetrika. Dan, ketika akan menggunakannya, ia akan menyetrika jilbab kembali agar terlihat rapi atau tidak kusut.