Calon Pengantin Wajib Lakukan 5 Jenis Cek Kesehatan Ini

Dewi Kania, Jurnalis
Sabtu 02 Desember 2017 10:00 WIB
Calon pengantin medical check up (Foto: Sciencenews)
Share :

SEBELUM menikah dengan pasangan, ada baiknya Anda melakukan tes kesehatan. Tujuannya bukan menyinggung, tetapi bisa mengetahui soal kesehatan sekaligus deteksi dini penyakit di antara masing-masing pasangan.

Para ahli medis mengatakan, calon pengantin perlu melakukan tes kesehatan sejak 6 bulan sebelum menikah. Jika mendadak terdeteksi sebuah gangguan kesehatan, Anda bisa melakukan terapi awal hingga sembuh.

Jangan anggap hal ini jadi momen menakutkan. Cek kesehatan pra nikah sangat penting dilakukan dan menjadi syarat khusus para pengantin.

Apalagi perubahan gaya hidup masyarakat sekarang memiliki risiko besar terhadap penyakit. Karenanya, Anda harus mencegah agar tidak merugikan diri sendiri.

Dilansir Boldsky, berikut adalah 5 jenis medical check up yang wajib dijalani calon pasangan suami istri. Jangan hanya simak, lakukan pula sebelum resmi menuju pelaminan.

Tes usia

Menikah terlalu awal dan menikahi terlambat dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan. Ketika Anda menikah terlalu awal, perempuan berkesempatan menderita kanker ovarium, karena bisa melahirkan bayi terlalu cepat. Namun, di sisi lain, menikah terlambat dan mendapatkan hamil setelah 35 tahun dapat menimbulkan banyak komplikasi kesehatan dan cacat janin. Usia kesenjangan antara pasangan pun harus kurang dari 5 tahun.

Tes kesuburan

Salah satu utama yang dipermasalahkan oleh masyarakat luas yakni gangguan kesuburan. Banyak pasangan yang tidak mampu melahirkan anak setelah 2-3 tahun menikah. Saat tahu masalah ini sebelum menikah, setidaknya Anda bisa menjalankan terapi khusus. Supaya saat menikah nanti bisa segera hamil dengan normal seperti pasangan lainnya.

Baca Juga

Tes penyakit menular seksual

Penyakit seperti sifilis, kencing nanah, herpes, chancroid atau disebut penyakit menular seksual banyak pula dialami seseorang. Jika pasangan Anda mungkin terdeteksi penyakit itu lakukan pengobatan dengan cepat. Kalau tidak, risiko terkenal HIV besar sekali. Penyakit berbahaya ini dampaknya dalam jangka panjang sangat membahayakan pasien bila tak segera ditangani dokter.

Tes kelainan genetik

Anda wajib melakukan tes kelainan darah atau penyakit genetik seperti thalasemia. Hal ini mencegah risiko pasangan suami istri punya keturunan dengan penyakit yang sama. Kalau sampai terjadi bahayanya fatal, calon buah hati Anda bisa lahir cacat atau malah meninggal dunia akibat penyakit kelainan genetik yang buruk ini.

Tes penyakit dalam

Pasangan juga butuh melakukan tes penyakit dalam. Seperti risiko kanker payudara, paru-paru hingga usus besar, bahkan penyakit jantung dan risiko stroke. Semua penyakit itu juga membawa gen buruk pada calon anaknya kelak. Karenanya, pencegahan penyakit ini penting dilakukan dengan pengobatan secara awal oleh tim medis.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya