MELETUSNYA Gunung Agung menjadi perhatian publik dunia terutama kalangan wisatawan mancanegara.
Tidak sedikit wisatawan mancanegara yang kini menjadi khawatir untuk mengunjungi Bali. Padahal, meletusnya Gunung Agung kali ini sama sekali tidak membahayakan para wisatawan asal mereka tahu peraturan jika sedang terjadi letusan, dan zona-zona berbahayanya.
Bagi Anda yang masih penasaran dengan indahnya Gunung Agung, dan saat ini tengah berada di Pulau Dewata, berangkatlah menuju Karang Asem. Dengan ditemani pemandu wisata, Anda bisa berburu momen terbaik Gunung Agung yang tengah menunjukkan keagungan ya itu.
"Kita harus berangkat pagi kalau mau dapat foto Gunung Agung yang bagus," ucap Andri Cipto Utomo, seorang fotografer dalam keterangan pers yang didapat Okezone, Kamis (30/11/2017).
Untuk mendapatkan citra Gunung Agung yang menawan memanglah tidak mudah. Anda harus rela begadang, bangun dini hari hingga berangkat menuju spot pemotretan pada pagi hari sekali, itupun kalau cuaca di Karangasem sedang bersahabat, sebab jika tidak maka Anda harus rela gigit jari.
Seperti perburuan foto yang dilakukan oleh rombongan wisatawan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama fotografer dan pemandu wisata, Rabu, 29 November 2017 lalu, yang menuju Amed, sebelah timur laut Gunung Agung untuk menikmati keindahan rupanya. Namun, mereka harus rela berpindah lokasi, karena banyak kabel yang melintang mengganggu sudut pengambilan foto.
Akhirnya, Desa Darah mereka pilih. Desa ini sekira tiga kilometer dari Amed. Dari titik tersebut, puncak Gunung Agung, dan kepingannya yang sedang mengepulkan uap putih, dan abu kelabu nampak lebih jelas.
Di sisi lain, pemandangan aktivitas Gunung Agung yang menawan, Anda juga bisa melihat kegiatan masyarakat di daerah ini. Masih banyak masyarakat yang berkebun, beternak, dan asyik kegiatan lainnya. Letusan Gunung Agung memang berbahaya, jika Anda berada di jarak yang tidak aman dan dilarang, namun jika Anda tahu apa yang harus dilakukan, dan tempat aman untuk mengamatinya, maka Anda akan mendapatkan pengalaman serta pemandangan Agung yang benar-benar sulit dilupakan.
Tidak hanya ada satu rombongan di Darah, tapi juga ada rombongan wisatawan mancanegara lainnya beserta pemandu mereka. Lexy dan Angus, kedua wisatawan asal Australia ini datang ke Darah juga untuk menyaksikan aktivitas Gunung Agung.
Baca Juga:
“Ini sangat menarik, kita tidak pernah tahu kapan lagi akan menyaksikan peristiwa semegah ini.” Kata Angus bersemangat.
Namun, perlu Anda ingat sebelum memberanikan diri menuju ke lokasi tersebut, keduanya terlebih dahulu mencari berbagai informasi terkait aktivitas Gunung Agung. Mereka telah memahami zona bahaya 8 dan 10 kilometer.
“Kamu tak mungkin melewatkan peristiwa sebesar ini. Informasi banyak tersedia terutama di internet mengenai Gunung Agung.” Angus menjelaskan dari mana sumber informasi yang dia dapatkan.