16 Kapal Yacht dari Asia dan Eropa Sudah Berlabuh di Pulau Sabang

, Jurnalis
Rabu 29 November 2017 19:04 WIB
(Foto: Antara)
Share :

SABANG - Sebanyak 16 kapal layar Yacht dari delapan negara Asia dan Eropa telah tiba di pulau terluar Indonesia, kedatangan kapal layar tersebut mengikuti rangkaian "Sail Sabang 2017".

Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) Fauzi Husin menyampaikan, keseluruhan ada 87 peserta (kapal layar) yang sudah mendaftar di Sail Sabang dan mereka terus berdatangan.

"Yang mendaftar ada 87 kapal layar dan yang sudah tiba ada 16 kapal layar," kata Fauzi di lokasi "Kirab Budaya" rangkaian Sail Sabang di Lapangan Yos Sudarso Sabang, Rabu (29/11/2017).

Dia menjelaskan, para kapal layar meliputi Australia (6), British (3), United Kingdom (2), dan masing-masing dari Amerika, Italia, Germany, Samoa serta Francis satu kapal layar. "Para yacht ini semua sudah berlayar sejak bulan lalu dari Darwin (Australia), Puket (Thailand) dan Langkawi (Malaysia) tujuan menghadiri Sail Sabang 2017," ujarnya.

"Dan jumlah penumpang yacht itu bervariasi ada dua, tiga, bahkan sampai 10 orang per yacht," sebut Kepala BPKS.

Pantauan di lokasi, ke semua kapal layar itu labuh jangkar di teluk Sabang, Provinsi Aceh dan di antaranya terlihat ada yang turun menggunakan perahu karet.

Guna memfasilitasi para wisatawan selama gelaran Sail Sabang 2017, sebanyak 29 unit bus bantuan Kementerian Perhubungan juga sudah tiba di lokasi acara.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sabang Irawadi, mengatakan, bus tersebut didatangkan untuk mendukung transportasi selama Sail Sabang dari 28 November sampai 5 Desember 2017.

Ke-29 unit bus itu diparkir di pelataran Gudang Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sabang di Jalan Balohan-Kota, Lingkungan Bay Pas, Cot Ba U, Sabang, Provinsi Aceh.

Ia menyatakan, Sail Sabang mengangkat tema "Menuju Sabang Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia" dan akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Desember 2017.

Lokasi puncak Sail Sabang difokuskan pada tiga titik, yakni Teluk Sabang atau Pelabuhan CT-3 BPKS, Sabang Fair dan Tugu Kilometer Nol Indonesia.

Menteri Pariwisata Arif Yahya ketika meninjau kesiapan Sail Sabang pekan lalu memperkirakan sebanyak 20.000 wisatawan domestik dan mancanegara akan hadir saat berlangsungnya event tersebut.

"Kami perkirakan 20.000 wisatan dan 3.000 di antaranya wisatawan mancanegara akan berkunjung ke sini saat Sail Sabang," kata Menpar di Sabang.

Menpar juga menyatakan Sail Sabang ke-9 merupakan event pariwisata terbesar yang pernah diselenggarakan di Tanah Air. "Bapak Presiden Jokowi menginginkan Sail Sabang ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Sabang dan Indonesia secara umum," tambah dia.

Keseriusan pemerintah menjadikan Sail Sabang 2017 sebagai ajang terbesar pariwisata bukan isapan jempol semata. Salah satu indikatornya, Bekraf juga ikut memeriahkan hajatan tersebut, dengan menggelar acara nonton bareng bioskop misbar yang berlangsung 28 November-5 Desember 2017.

Film ditayangkan dari pukul 19.30-23.00 WIB setiap harinya dan gratis. Tiket dapat diambil satu jam sebelum penayangan film. Keunikan Bioskop Misbar tersebut dapat memuat 120 orang dan terletak di lokasi strategis yang langsung menghadap ke Samudra Hindia atau laut lepas.

Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Santosa Sungkari mengungkapkan, bioskop misbar Bekraf digelar dengan tujuan untuk mendukung komunitas film dan seni yang ada di Sabang. "Bioskop misbar ini diadakan untuk memenuhi kebutuhan ruang kreatif bagi komunitas dan Pemerintah Kota Sabang, khususnya subsektor Film dan Seni Pertunjukkan," kata Hari.

Selain pemutaran film, akan digelar seni pertunjukan dari DKS (Dewan Kesenian Sabang), seperti seni tari dan puisi, kegiatan TED X pada tanggal 3 Desember dan Learn X tanggal 4 Desember di lokasi yang sama.

<div class="vicon"><iframe width="480" height="340" src="https://video.okezone.com/embed/MjAxNy8wOC8xMC81LzEwMTExOC8wLw==" sandbox="allow-scripts allow-same-origin" layout="responsive"></iframe></div>

Bekraf juga mengadakan penayangan film astronomi dalam sebuah layar kubah (dome) yang ditujukan untuk anak-anak sekolah dasar kelas 4-6 pada tanggal 3-5 Desember di SMAN 1 Sabang. Layar kubah tersebut seperti mini planetarium dimana para penonton harus masuk ke dalam ruangan khusus, untuk dapat menyaksikan planet-planet di alam semesta melalui layar yang berbentuk kubah.

Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus berharap Bioskop Misbar Bekraf dapat dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat Sabang. "Semoga kreativitas masyarakat bisa ditampilkan melalui Bioskop Misbar ini yang merupakan salah satu peluang bagi masyarakat Sabang khususnya anak-anak muda. Banyak bioskop-bioskop yang tutup sehingga masyarakat merindukan," katanya.

Sail Sabang adalah rangkaian dari Sail Indonesia seri ke-9 setelah Sail Karimata 2016. Sail Sabang mengangkat tema "Sabang Menuju Gerbang Destinasi Wisata Bahari Dunia".

Sabang menjadi lokasi dari titik nol kilometer di ujung barat Indonesia. Sail Sabang 2017 mempunyai tujuan untuk mendorong percepatan pembangunan di kawasan tersebut, baik infrastruktur maupun ekonomi.

(Baca Juga: Siap-Siap Sambut Berbagai Event Megah di Sail Sabang 2017)

Bekraf juga menetapkan ada 16 subsektor dari industri kreatif yang menjadi fokus untuk dikelola dan dikembangkanyang terdiri dari aplikasi dan pengembangan game, arsitektur dan desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fesyen, film, animasi video, fotografi, kriya (kerajinan tangan), kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, televisi dan radio. Bioskop Misbar merupakan salah satu upaya Bekraf dalam mengakselerasi industri kreatif film nasional.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya