"Akibat patogen dari lalat, nampaknya telah diabaikan oleh petugas kesehatan masyarakat. Padahal berkontribusi menyebabkan penyakit yang bisa menjadi wabah," kata Donald Bryant, dari Pennsylvania State University.
BACA JUGA:
Penyebab Diabetes dan Obesitas dari Penggunaan Obat Kumur, Benarkah?
Selama penelitian, kata Schuster, para ahli menyelidiki kandungan mikroba dari bagian tubuh, termasuk termasuk kaki dan sayap dari lalat. Kaki tampaknya mengandung sebagian besar organisme mikroba dari satu permukaan ke permukaan lainnya.
"Kaki dan sayap menunjukkan adanya mikroba, bakteri terbang di udara yang bisa menularkan penyakit. Bakteri bisa tumbuh di mana saja," tambahnya.
Lalat mengandung kotoran dan bakteri yang berkembang biak terus-menerus. Para periset menemukan 15 contoh patogen manusia Helicobacter pylori, sebuah patogen yang sering menyebabkan borok di usus manusia.