PROSESI Haroan Boru menjadi pembuka dari rangkaian pesta adat Mandailing yang harus dilakukan oleh Kahiyang, dan Bobby. Pemberian marga atau Mangalehan Marga menjadi rangkaian pesta adat selanjutnya, dalam upacara ini Kahiyang Ayu yang berasal dari suku Jawa diberikan marga Siregar, sesuai dengan marga ibunda Bobby Afif Nasution.
Setelah pemberian marga, hari ini pesta adat tersebut berlanjut hingga resepsi kedua nanti, yang rencananya akan dilangsungkan pada Minggu, 26 November 2017 mendatang. Hari ini, pesta adat Mandailing diawali dengan prosesi penyembelihan satu ekor kerbau. Upacara penyembelihan yang disebut Manalpokkon Lahan ni Horja tersebut, menjadi penanda dari siapnya keluarga dan orang-orang yang terlibat di dalam pesta adat untuk menjamu. Satu ekor kerbau yang disembelih pada pagi tadi, dijadikan simbol dari 21 kerbau yang akan disembelih selanjutnya.
BACA JUGA:
Dirangkum oleh Okezone dari berbagai sumber, Jumat (24/11/2017), setelah penyembelihan satu ekor kerbau selesai, dilanjutkan dengan prosesi Manyantani Gordang. Kemudian, barulah Gordang Sambilan dimainkan. Alat musik sejenis gendang yang ada di pesta adat Kahiyang-Bobby menjadi alat musik yang penting, dan hampir selalu ada dalam setiap upacara adat Mandailing.
Alat musik Gordang tidak hanya sekadar dihadirkan saja, tapi juga berfungsi sebagai musik pengiring untuk prosesi Manortor atau menari tortor. Gordang Sambilan dalam pesta adat, berjumlah sembilan sesuai dengan namanya 'sambilan'. Dalam sebuah Horja Godang atau hajatan besar, Gordang Sambilan dibunyikan sebagai penanda ada sebuah Horja yang diadakan.
Setelah Gordang Sambilan dimainkan, dalam perta adat Kahiyang-Bobby pun diadakan pembukaan Margalanggang atau Manortor. Dalam pembukaan tersebut raja-raja dan tetua adat Mandailing menyampaikan sepatah dua patah kata yang berisi restu, atau nasihat, kemudian barulah Gordang kembali dipukul, lalu dipanggil nama-nama Suhut, dan Anak Boru untuk menari tortor bersama.
Kabarnya, ada sebanyak 500 orang yang akan menari tortor, terdiri dari Suhut, Anak Boru, raja-raja adat Mandailing yang berasal dari pengetua adat bermarga Nasution, Lubis dan marga lainnya dari Mandailing. Ada pula pengetua adat dari Tabagsel, Inanta Soripada, ibunda Bobby, ibu-ibu lainnya, dan tidak ketinggalan pula Raja Panusunan.
Rangkaian pesta adat Mandailing yang cukup panjang ini akan berlangsung hingga Minggu, 26 November 2017 nanti. Tidak lama dari selesainya Manortor raja-raja, prosesi selanjutnya, yakni Mangalo-alo Mora atau menyambut Mora, yang merupakan saudara laki-laki dari pihak ibunda Bobby. Penyambut tersebut tidak boleh membelakangi Mora, maka meraka harus berjalan mundur perlahan sambil Manortor.
Masih dihari yang sama, prosesi adat selanjutnya ialah Manarimo Tumpak atau Marlongit, lalu dilanjutkan dengan Maralok-alok, yang merupakan sidang Kerapatan Adat, diawali dengan menjamu suhut atau tuan rumah menggunakan sirih.
BACA JUGA:
Keesokan harinya, dalam pesta adat Mandailing Kahiyang-Bobby, direncanakan akan melangsungkan Mata Ni Horja terlebih dahulu. Dalam prosesi ini, acara merupakan penyambutan Presiden Joko Widodo dan keluarga. Pihak yang menyambut Presiden Joko Widodo dan keluarga, yakni suhut atau tuan rumah, beserta dengan anak boru, mereka berdiri di depan pintu gerbang, ketika penyambutan ini Gordang Sambilan kembali dibunyikan, sambil Manortor.
Manortor dilakukan hingga tiba di tempat acara dilansungkan. Sesampainya di tempat, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara akan diberikan ulos yang berupa Ulos Panggobak Ni Tondi, sebagai penghormatan. Setalah itu, prosesi adat dilanjutkan dengan mengiringi pengantin, yaitu Kahiyang dan Bobbi ke Tepian Raya Na Martua.
Adapun makna dari prosesi tersebut ialah menghanyutkan semua kenangan yang telah dialami oleh keduanya, kemudian didoakan agar cepat diberi momongan. Prosesi selanjutnya, dalam susunan acara terdapat prosesi Manupa Dohot Manabalkon Goar Matobang, dilanjutkan dengan Manatorkon Bayo Pangoli Dohot Boru Na Di Oli, dan sebagai penutup pesta adat di Sabtu, 25 November 2017 ada Manyondang Gordang Dohot Gondang. Terakhir, pada keesokkan harinya, yaitu Minggu, 26 November 2017, ada resepsi pernikahan.