Tingkatan Manortor yang Dilakukan Suhut hingga Raja dan Tetua Adat dalam Horja Godang Bobby-Kahiyang

Annisa Aprilia, Jurnalis
Jum'at 24 November 2017 09:37 WIB
Kahiyang Ayu ngunduh mantu di Medan (Foto: Antara)
Share :

PROSESI Haroan Boru dan Mangalehan Marga, pasangan pengantin baru Bobby Afif Nasution, dan Kahiyang Ayu Siregar, hari ini direncanakan masih akan melangsungkan upacara adat. Upacara yang jadi bagian kedua mempelai dalam mengawali rumah tangganya tersebut, diawali dengan penyembelihan satu ekor kerbau, yang menunjukkan semua hal sudah siap, dan orang-orang yang terlibat pun sudah siap menjamu.

Setelah penyembelihan satu ekor kerbau yang jadi penanda ada sebuah horja godang, prosesi upacara adat selanjutnya, yakni memainkan gordang yang telah disantani. Menyambut tahapan upacara adat secara berurutan setelah penyembelihan satu ekor kerbau, dan memainkan gorang yang disantani, maka tiba saatnya para tetua adat dan raja-raja memberikan restu, hingga tiba saatnya Manortor atau menari tor tor.

Dalam Horja Godang Bobby Afif Nasution, dan Kahiyang Ayu Siregar yang diselenggarakan, hari ini, Jumat, 24 November 2017, Manortor atau menari tor-tor akan dilakukan oleh suhut, anaboru, para tetua adat, dan raja-raja adat Mandailing. Para tetua adat, dan raja-raja dari adat Mandailing dikumpulkan, pasalnya tidak boleh sembarang orang yang Manortor.

Ada sekira 500 orang, yang terdiri dari suhut, anaboru, raja dan tetua adat yang hadir, dan akan Manortor dalam Horja Godang Bobby-Kahiyang. Prosesi Manortor atau menari tor tor dalam Horja Godang Bobby-Kahiyang, ada tingkatannya, berawal dari raja-raja yang membuka Margalanggang, yang diisi dengan para raja dan tetua adat memberikan restu, barulah kemudian Manortor gelombang pertama dimulai setelah Gordang Sambilan dibunyikan.

"Manortor ini sebenarnya penyembahan pada Tuhan. Lalu, manortor dianggap sebagai penghormatan pada raja-raja, para hadirin ketika Islam masuk. Saat Manortor para penari akan melingkar, yang artinya saling menghormati," ucap Raya Siregar, dalam acara Horja Godang Bobby & Kahiyang, yang ditayangkan RCTI, Jumat (24/11/2017).

Tahap selanjutnya, nama-nama suhut atau ruan rumah dipanggilkan untuk maju ke depan. Pada gelombang pertama Manortor, ada delapan orang suhut, yang dipanggil, kemudian menari dengan diiringi oleh anaboru di belakangnya. Sebelum menari, kedelapan orang suhut tersebut, dikalungkan kain ulos oleh delapan orang pria yang berjalan sambil menari menuju para suhut, lalu mengalungkan kain ulos.

Dengan diiringi oleh gordang, tiupan seruling, dan onang-onang atau nyanyian khas adat Mandailing, para suhut yang berjumlah delapan orang, serta boru yang juga berjumlah delapan pula menari mengiringi Manortor di belakangnya.

Tari tor tor atau Manortor dilakukan dengan gerakan yang begitu dihayati oleh suhut dan anaboru. Gerakan tangan ke atas dan ke bawah, tidak lebih dari setinggi bahu. Suhut dan Anaboru yang menari tor tor menggerakan badan mereka ke atas dan ke bawah dengan perlahan, sambil pelan-pelan membentuk lingkaran. Setelah penyanyi mengatakan "horas!", maka Manortor gelombang pertama pun selesai.

Selanjutnya, Manortor gelombang kedua dilakukan oleh raja-raja, yang terdiri dari Raja dari marga Nasution, Lubis, dan Panusunan. Tari Tor-Tor akan terus dilakukan secara bergelombang hingga 500 orang terpilih semuanya menari.

(Helmi Ade Saputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya