Disebutkan lebih lanjut, ketika diperiksa oleh para petugas dewan setempat pada Januari tahun ini. Para petugas mendapati lantai di area kedua toko bakery ini dalam keadaan kotor, begitu juga dengan alat-alat masak yang digunakan. Kemudian ketika dilakukan pemeriksaan kembali pada bulan Juli lalu, untuk meninjau apakah tempat ini sudah mengalami perubahan peningkatan, para petugas malah menemukan keadaan bakery tersebut malah semakin bertambah buruk dengan ditemukannya sebuah raket tenis yang tertutupi oleh tumpukan kentang rebus yang ditempatkan di sebuahw wadah mangkuk besar.
BACA JUGA:
Para petugas yang melakukan investigasi menyebutkan bahwasanya staff Doce Bakers dan Sweet Mahal menggunakan raket tenis tersebut untuk menumbuk kentang-kentang rebus menjadi mashed potatoes. Dugaan sementara dari para petugas, untuk pemakaian raket tenis ini entah sebagai alat pendorong untuk menghaluskan kentang rebus atau digunakan sebagai alat parutan yang menghasilkan parutan-parutan kentang. Belum lagi petugas juga mendapati kantung-kantung sampah yang ditumpuk di luar area toko bakery.
Karena nekat menyalahi standar higienis yang ditetapkan, alhasil kedua direktur Doce Bakers dan Sweet Mahal dikenai hukuman denda oleh Enfield Council dengan jumlah nominal yang tidak main-main yakni sekitar USD201.970 atau sekitar Rp2,7 milyar!
(Santi Andriani)