OKEZONE WEEK-END: Bukit Hantu Penang, Salah Satu Tempat Paling Berhantu di Asia

Dada Sathilla, Jurnalis
Sabtu 04 November 2017 10:13 WIB
Share :

Biasanya para traveler mengunjungi Penang untuk melihat seni kontemporernya yang terkenal itu, bangunan lama yang masih terpelihara baik, juga untuk wisata kuliner. Namun bagi para traveler yang doyan uji nyali, ada sebuah destinasi wisata seru di Penang yang bisa coba dikunjungi.

Bukit Hantu Penang disebut sebagai situs bersejarah yang berhantu karena saat perang dunia kedua dulu, di sinilah tempat pasukan Jepang mengeksekusi para tawanan dan musuh.

Kekejaman Jepang saat perang dulu tampaknya telah melegenda. Tak cuma menyiksa orang - orang di Indonesia, Jepang juga terbukti menyiksa rakyat Malaysia. Salah satu tempat penyiksaan tersebut kini dikenal sebagai lokasi berhantu di Penang.

Dulu pada zaman perang dunia kedua, Jepang banyak menangkap warga setempat untuk dikorek informasinya demi kelancaran penjajahan Jepang di Malaysia. Para tawanan ini disiksa, disakiti hingga banyak yang dipenggal kepalanya di benteng.

Sang algojo pada masa perang dunia kedua ini bernama Tadashi Suzuki. Suzuki dikenal suka menyiksa tawanan perang dengan sadis dan sering memenggal kepala. Ia juga memiliki kebiasaan aneh setelah selesai memenggal kepala tawanan, yaitu mencuci pedangnya dengan wiski kemudian meminum sisa wiski tersebut.

Hantu Suzuki kabarnya masih ada di Bukit Hantu Penang. Tepatnya di ruang komando benteng. Sebelum dikuasai Jepang, Bukit Hantu Penang merupakan sebuah benteng yang dibangun Inggris pada 1930 untuk mempertahankan wilayah jajahannya dari serangan musuh.

Benteng yang dikenal dengan nama Benteng Batu Maung ini kemudian berhasil dikuasai Jepang pada tahun 1941. Setelah menguasai Penang inilah Jepang dan Suzuki mulai menyiksa dan mengeksekusi para tawanan perang.

Setelah Jepang menyerah kalah pada sekutu pada tahun 1945, Benteng Batu Maung sempat terlantar dan dikenal sebagai situs bersejarah yang berhantu dan dijuluki sebagai Bukit Hantu Penang. Hingga pada 2002 bekas benteng ini diubah menjadi Penang War Museum.

Meski sudah menjadi museum yang menyimpan banyak jejak sejarah, kabar keberadaan hantu di Bukit Hantu Penang inilah yang menjadi daya tarik benteng tua ini.

Tak cuma lokasi hantu Suzuki berada, di sini juga bisa mengunjungi lokasi - lokasi penyiksaan dan pemenggalan tawanan perang oleh tentara Jepang termasuk alat yang digunakan misalnya kapak.

(Baca Juga: Penasaran dengan Hantu Paling Seram di Dunia? Ini 5 Daftarnya!)

Suasana di dalam dan sekitar benteng menjadi semakin suram dan menyeramkan dengan adanya dekorasi boneka tahanan perang di dalam barak, juga pocong dan hantu - hantu lainnya.

Sementara di halaman benteng dipajang replika tiang gantungan yang merupakan tempat jenderal Yamashita digantung setelah perang dunia dua usai. Beberapa boneka hantu dipasang di antara pohon untuk menambah suasana seram bagi para peserta tur malam.

Karena muatan sejarah dan suasananya yang dinilai menyeramkan, Bukit Hantu Penang disebut sebagai salah satu tempat paling berhantu di Asia oleh National Geographic. Untuk mengunjungi Bukit Hantu Penang atau Penang War Museum perlu membeli tiket masuk 35 ringgit atau Rp111.400,00.

(Baca Juga: 4 Jembatan di Indonesia Dianggap Penuh Mistis, Penampakan Noni Belanda hingga Ular Berkepala Manusia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya