Traveling Jadi Tren Dunia, Ini 3 Tantangan Besar Dihadapi Pariwisata Indonesia

Annisa Aprilia, Jurnalis
Rabu 01 November 2017 19:10 WIB
Tantangan besar pariwisata di Tanah Air (Foto:Okezone)
Share :

TRAVELING kini telah menjelma jadi sebuah tren. Banyak orang berbondong-bondong mencari destinasi wisata unik dan indah untuk dikunjungi.

Berbagai destinasi wisata diserbu oleh para wisatawan dari dalam maupun luar negeri. Indonesia menjadi negara yang salah satunya sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara, juga memiliki daya tarik tersendiri dalam bidang kebudayaan dan tradisinya.

Selain kebudayaan, alam Indonesia pun kerap diidolakan oleh wisatawan dalam atau luar negeri. Para traveler memilih Indonesia karena negara ini memiliki daya tarik yang berbeda dengan negara lainnya, terutama dalam bidang kebudayaan.

BACA JUGA:

Pertumbuhan Pariwisata Indonesia Masuk 20 Besar Dunia, Sumbang Devisa Negara hingga Rp280 Triliun!

Namun, dibalik ketenaran Indonesia dimata kalangan traveler dunia, pariwisata Tanah Air memiliki tiga buah tantangan yang cukup besar. Tantangan tersebut diungkapkan oleh Menteri Pariwisata Indonesia, Arief Yahya, ketika memberikan sambutan dalam acara Indonesia Tourism Outlook 2018.

"Indonesia memiliki 3 big challenges dalam bidang Pariwisata, yaitu digital tourism, environmental sustainability and banyak regulasi," ucap Arief Yahya, Menteri Pariwisata Indonesia, dalam sambutannya di acara Indonesia Tourism Outlook 2018, di Grand Ballroom, Hotel Double Tree by Hilton, Rabu (1/11/2017).

Tantangan tersebut antara lain:

1. Digital Tourism

Digital tourism menjadi tren baru dalam ranah travel dunia. Zaman yang telah berubah ini membuat para traveler pun lebih mudah dalam menjalankan hobi mereka. Mencari info, memesan hingga mengulas perjalanan kini menjadi lebih mudah dengan adanya tren digital.

Digital Tourism membuat pariwisata Indonesia meningkat di mata dunia. Namun, di sisi lain para pemangku pariwisata Indonesia seperti hotel dan travel agent lainnya harus mulai berubah menggunakan format digital agar dapat lebih mendukung target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

2. Keberlanjutan Lingkungan

Keberlanjutan Lingkungan (enviromental sustainability) menjadi point kedua tantangan pariwisata Indonesia, sebab negara kita ini menduduki peringkat 131 dari 136 negara yang kurang peduli dengan lingkungan, versi TTCI WEF 2017. Hal ini juga berdasar keterangan yang dikatakan oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

"Indonesia menduduki peringkat 131 dari 136 negara di dunia yang kurang peduli dengan lingkungan," ucapnya.

Di posisi yang cukup buncit tersebut, Indonesia menjadi termotivasi untuk terus memperbaiki diri dan membuat lingkungan wisata semakin baik serta ramah terhadap lingkungan.

BACA JUGA:

Unik! Bunga Bangkai Raksasa dalam Pot di Kebun Raya Bogor Ternyata Bisa Mekar

3. Terkait Kelembagaan

Di point ketiga ada masalah terkait kelembagaan yang menjadi tantangan tiga besar Indonesia dibidang pariwisata. Tantangan terkait kelembagaan ini terkadang justru membuat masalah baru.

"Di Indonesia ada sebanyak 42 ribu regulasi yang mengatur," ucap Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Peraturan tersebut salah satunya ialah pemberlakuan bebas visa kunjungan yang memang berhasil dongkrak kuantitas wisatawan mancanegara, namun di sisi lain kualitas atau belanja wisatawan mancanegara buruk.

(Santi Andriani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya