MENDENGAR kata selingkuh mungkin bagi sebagian orang adalah perbuatan yang menyakiti perasaan orang lain. Bagaimana tidak, kepercayaan yang sudah Anda berikan, dikhianati begitu saja. Apalagi alasannya sepele!
Tapi, menurut ahlinya, ternyata selingkuh itu diperbolehkan, lho. Ya, dengan berbagai alasan dan kondisi yang sedang dialami pasangan.
Dijelaskan Esther Perel, seorang terapis seks dan hubungan percintaan yang berbasis di Amerika Serikat, yang berasal dari Antwerp, Belgia, mengatakan bahwa selingkuh bisa menjadi hal yang diperbolehkan karena bisa membuat pasangan memperkuat ikatan pernikahan! Dimana keterkaitannya?
Dilansir dari Dailymail, Senin (30/10/2017), dikatakan Perel, selingkuh itu memang perbuatan yang bisa mengakhiri hubungan percintaan Anda dalam sekejap. Tapi, di lain sisi, selingkuh juga bisa menjadi kegiatan yang menguntungkan hubungan percintaan Anda dengan pasangan.
Perel tidak membela perzinahan, namun dia mengatakan setiap orang tidak bisa dipastikan akan menjadi pasangan yang baik atau buruk.
Perel menegaskan, perceraian bukan cara terbaik dalam sebuah hubungan pernikahan. "Saya pikir orang harus bisa menentukan sendiri pilihan yang akan mereka buat dan konsekuensinya. Kemudian, alasan orang ingin bercerai dan berpikir bahwa perceraian selalu menjadi solusi yang lebih baik, adalah cara terbaik dalam menjalani kehidupan bersama dengan pasangan," terangnya.
Kemudian, Perel juga menyatakan bahwa setiap masalah yang ada di sebuah hubungan itu malah akan memperbaiki hubungan, karena membuat pasangan lebih memperhatikan pernikahan mereka. Ya, bisa dikatakan, setelah ada kasus perselingkuhan, satu sama lain akan saling introspeksi diri.