Kyoya Kondo, warga Tokyo yang juga ikut menikmati restoran ini mengatakan ada nilai filosofi dimana restoran ini berdekatan dengan Tokyo Tower. Menurut dia, Tokyo Tower dianggap sebagai ikon modernitas warga Jepang.
Sementara restoran dan taman-taman Jepang dengan konsep tradisional menyiratkan bahwa masyarakat Jepang tidak akan pernah lupa dengan akar rumput mereka yang menghormati tradisi leluhur.
“Di sini kami tidak hanya menikmati makanan tapi juga tradisi negeri kami,” ucap dia.
Hanya, Kyoya Kondo mengakui biaya yang dihabiskan untuk menikmati makanan di restoran ini memang sangat mahal. Ini mengapa banyak warga Tokyo seperti Riyoichi Inaba menghindari restoran ini.
BACA JUGA:
Tidak terkecuali turis asing seperti warga Indonesia. Liana menceritakan dulu dia pernah membawa beberapa turis Indonesia yang memang cukup berada. Mereka meminta datang ke restoran ini untuk merasakan langsung sensasinya.
Namun begitu selesai makan dan melihat “bill” yang harus dibayar mereka masih tidak percaya. “Mereka kaget juga karena untuk makan tahu biayanya bisa mahal sekali,” kenang Liana.
Nah, Anda tertarik menikmati tahu ini ketika berada di Tokyo?
(Santi Andriani)