BENGKULU – Belakangan, bunga langka Rafflesia mekar sempurna di sejumlah wilayah. Kemunculan flora istimewa ini tak pelak mengundang perhatian dunia. Para wisatawan berbondong-bondong menikmati sajian langka dari alam Indonesia.
Biar tak salah saat menikmati keindahannya, peneliti flora rafflesia dari Universitas Bengkulu, Agus Susatya menjelaskan ada empat jenis rafflesia yang telah teridentifikasi di hutan Bengkulu.
Selain jenis Rafflesia arnoldii yang ditemukan dan diidentifikasi pada 1818 oleh Sir Thomas Stamford Raffles dan Dr Joseph Arnold, ada tiga jenis lainnya yang teridentifikasi yakni Rafflesia gadutensis meijer, Rafflesia bengkuluensis dan Rafflesia hasselti. "Masih perlu riset mendalam tentang rafflesia, karena masih ada kemungkinan jenis baru yang belum teridentifikasi," ucapnya.
(Baca Juga: AWAS! Bakteri Listeria Bisa Banyak Ditemukan di Sayuran Segar!)
Rafflesia Arnoldi sendiri telah dinobatkan sebagai bunga terbesar di dunia dengan memiliki diameter mencapai 70 hingga 110 cm. Sementara Rafflesia Gadutensis Meijer ukurannya nomor dua setelah Rafflesia Arnoldi dengan diameter sekira 40 hingga 60 cm. Rafflesia Gadutensis Meijer pertama kali ditemukan pada 1984 di Desa Talang Baru, Malin Deman.
Selanjutnya Rafflesia Hasselti Suringar, jenis ini merupakan yang paling cantik di antara bunga lainnya, terutama dari bentuk helai bunga serta pola bercak yang ada. Rafflesia Hasselti Suringar memiliki diameter 35 hingga 70 cm dan pertama kali ditemukan di Lebong.
Kemudian yang terakhir, Rafflesia Bengkulunensis memiliki lebar diameter 50 cm hingga 55 cm. Dinamai Bengkulunensis untuk memberikan apresiasi terhadap lokasi penemuan bunga langka ini, yaitu Bengkulu.
(Baca Juga: Lucunya Hamlet, Babi Beruntung yang Bisa Terbang Keliling Dunia)
Melihat tingginya animo masyarakat terhadap bunga Raflesia, Pemerintah Provinsi Bengkulu berencana menggelar kegiatan Tour de Rafflesia pada 2018, sebagai ajang promosi ekowisata, khususnya habitat bunga langka Rafflesia arnoldii.
"Kegiatan ini sekaligus untuk mendukung tahun kunjungan wisata Bengkulu pada 2020 atau 'Visit Wonderful Bengkulu 2020'," kata Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.
Ia mengatakan kegiatan itu berpusat pada promosi bunga terbesar di dunia Rafflesia arnoldii yang ada di hutan Bengkulu. Keberadaan bunga langka dilindungi ini diharapkan menjadi daya tarik wisata, khususnya wisatawan asing yang ingin menyaksikan keunikan flora itu.
"Beberapa kawasan hutan berpotensi untuk didatangi dalam tur ini antara lain di Bengkulu Tengah, Kepahiang dan Bengkulu Utara, termasuk Kaur," kata dia.
(Baca Juga: Simpel Tetapi Penuh Statement, Gaya Make-Up Favorit Supermodel Kimmy Jayanti)
Belum lama ini Rohidin mengunjungi salah satu habitat Rafflesia arnoldii di kawasan Hutan Lindung Bukit Daun, Kabupaten Bengkulu Utara. Ada dua bunga rafflesia yang mekar sempurna di lokasi yang dijaga secara sukarela oleh masyarakat Desa Taba Teret, Kecamatan Taba Penanjung itu.
"Rafflesia itu ikon Bengkulu yang sudah mendunia, jadi potensi ini sangat strategis untuk mengenalkan Bengkulu sebagai daerah tujuan wisata," ujarnya.
Rohidin menilai, perlu riset oleh para akademisi untuk mengetahui masa berbunga Rafflesia yang dapat diprediksi sehingga memudahkan agenda promosi. Riset tersebut akan dilakukan antara pemerintah daerah bersama dengan kalangan universitas yang ada di daerah ini.
(Baca Juga: Punya Jerawat di Miss V? Begini Cara Mengatasinya)