Setelah Baca Ini, Mungkin Anda akan Berpikir 2 Kali untuk Pakai Selimut di Pesawat Terbang

Tiara Putri, Jurnalis
Senin 23 Oktober 2017 17:08 WIB
Memakai selimut di pesawat terbang (Foto:Express)
Share :

ANDA tentu tahu virus atau bakteri yang dapat menginfeksi tubuh berada di mana saja, termasuk di selimut pesawat terbang. Ya, dalam penerbangan jarak jauh baik penumpang di kelas bisnis maupun ekonomi biasanya penumpang diberikan selimut agar tidak kedinginan. Meskipun selimut tersebut dibungkus plastik, bukan berarti baru dicuci.

Dalam sebuah forum diskusi online, seorang pramugari sebuah maskapai penerbangan mengungkapkan selimut yang diberikan kepada penumpang sebenarnya hanya dilipat dan dimasukkan ke plastik. Dengan dibungkus plastik, seolah selimut sudah dicuci. Tentu penumpang akan merasa aman menggunakan selimut tersebut karena menganggapnya bersih.

BACA JUGA:

Yuk Berwisata ke 8 Cagar Budaya di Bekasi, Salah Satunya Sumur Batu Keramat

Pesawat terbang tidak jauh berbeda dengan transportasi umum lainnya. Begitu sampai ke tempat tujuan, tak berapa lama penerbangan selanjutnya akan dilakukan. Waktu yang sebentar itu tidak cukup untuk menyuci selimut. Sehingga selimut yang digunakan pada penerbangan selanjutnya merupakan selimut yang sudah digunakan pada penerbangan sebelumnya. Hal ini tentu berpotensi untuk penyebaran bakteri.

Sebagai contoh, apabila seorang penumpang yang memakai selimut memiliki luka terbuka, otomatis bakteri akan menempel. Jika penumpang selanjutnya menggunakan selimut yang sama, kemungkinan tubuhnya akan terpapar bakteri. Ketika daya tahan tubuh lemah, bakteri tersebut bisa menginfeksi tubuh.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya