Setidaknya ada prasasti atau relief gambar terkait peristiwa penting di lokasi tersebut hingga akhirnya ditetapkan sebagai situs bersejarah, sehingga wisatawan yang datang pun tak sekadar datang untuk berfoto tapi juga mendapatkan informasi yang valid.
"Bisa juga dilengkapi dengan fasilitas umumnya semisal toilet atau saung, tapi papan informasi sejarahnya yang terpenting," katanya.
Secara terpisah, Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu menambahkan pemerintah akan mengupayakan agar dana pemeliharaan situs sejarah bisa ditingkatkan. "Dengan demikian, perawatan terhadap cagar budaya bisa dilakukan dengan maksimal," katanya.
Perihal cagar budaya Gedong Papak yang sempat difungsikan sebagai kantor sejumlah instansi, Syaikhu mengusulkan agar dimanfaatkan sebagai perpustakaan digital.
(Muhammad Saifullah )