BANYAK hal yang perlu dipelajari oleh orangtua baru saat bayi mereka lahir. Mulai dari cara menyusui, mengganti popok, memandikan, hingga kecepatan napas pada bayi. Bayi yang baru lahir cenderung memiliki ritme napas yang lebih cepat. Tapi tenang saja, hal itu wajar terjadi.
Pola pernapasan bayi yang baru lahir berbeda dengan anak-anak atau orang dewasa. Hal itu lantaran ukuran paru-paru pada bayi yang baru lahir akan lebih kecil.
Paru-paru yang kecil tidak memiliki cukup ruang untuk memyimpan cadangan udara yang lebih banyak. Dengan demikian, proses pertukaran udara baru dan udara lama berlangsung lebih cepat yang berdampak pada ritme pernapasannya.
(Baca Juga: Ladies, Jangan Lupa Ganti Celana Dalam Usai Berhubungan Seks!)
Nantinya, seiring bertambahnya usia, ukuran paru-paru akan mengalami peningkatan. Maka kecepatan napasnya juga akan berbeda-beda. Bayi yang berusia 0-6 bulan rata-rata kecepatan napasnya adalah 30-60 bpm (denyut per menit).
Usia 6-12 bulan kecepatan napas berubah menjadi 24-40 bpm. Di saat memasuki usia balita yaitu 1-5 tahun, kecepatannya adalah 20-30 bpm. Saat usia anak-anak kecepatannya mencapai 12-20 bpm. Sedangkan pada remaja dan orang dewasa kecepatan umumnya adalah 12-16 bpm.
(Baca Juga: Daftar Raja-Raja di Dunia yang Doyan Berpoligami, Jumlah Selirnya Bikin Melotot!)