Kenali Gejala Multiple Sclerosis yang Sering Muncul Tiba-Tiba

Tiara Putri, Jurnalis
Jum'at 20 Oktober 2017 15:05 WIB
Multiple Sclerosis (foto: Everydayhealth)
Share :

Sama seperti penyakit autoimun lainnya di mana sel imun bekerja terlalu aktif sehingga bukan hanya menyerang kuman melainkan juga merusak sel-sel tubuh, pada penyakit MS sel imun menyerang otak, saraf, myelin, dan sumsum tulang belakang. Penyerangan membuat myelin mengalami kerusakan sehingga aliran listrik dari saraf ke otak dan tulang belakang menjadi terganggu.

Ditambahkan dr Riwanti, apabila seseorang mengalami kerusakan myelin atau demyelinasi maka bisa terjadi tremor, gangguan memori dan mempelajari sesuatu, serta kemampuan mengorganisasikan menjadi berkurang.

Gejala lain yang dialami oleh penderita MS adalah gangguan penglihatan dan keseimbangan, kelumpuhan, kelemahan ekstrim, kesemutan, mudah lelah, memburuk pada kondisi panas, dan tidak bisa menahan. Tapi tidak semua penderita mengalami ini karena gejala yang timbul biasanya bervariasi.

Ada tiga tipe MS yaitu relapsing-remitting MS, secondary progressive MS, dan primary progressive MS. Di Indonesia, kasus yang paling banyak terjadi adalah relapsing-remitting MS. Pada tipe ini, gejala yang muncul biasanya hilang timbul.

Sebagai contoh, apabila seorang penderita MS mengalami kelumpuhan, hal itu hanya terjadi selama enam hari. Setelahnya penderita bisa berjalan lagi tapi beberapa kemudian gejala itu kambuh lagi. Begitu seterusnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya