“Hasil penelitian ini dapat menjelaskan mengapa orang-orang yang terkena autisme minatnya terbatas. Alasannya karena mereka sangat selektif memilih hal-hal yang dianggapnya bermanfaat,” ungkap peneliti senior, Dr Ted Abel seperti yang dikutip dari Daily Mail, Rabu (18/10/2017).
BACA JUGA:
Hal lain yang diungkapkan oleh penelitian ini adalah perempuan memiliki efek perlindungan terhadap penghapusan DNA. Penulis utama penelitian, Dr Nicola Grissom mengatakan, “Efek perlindungan pada perempuan menjelaskan mengapa laki-laki lebih sering terkena gangguan perkembangan saraf. Berdasarkan jalur sinyal di otak, perempuan lebih mungkin untuk menerima sinyal dengan lebih baik sehingga memengaruhi neurobiologi untuk menentukan mereka belajar dan berperilaku.”
Anak-anak yang mengalami austisme biasanya mengalami kesulitan untuk berinteraksi sosial, komunikasi, dan berperilaku. Dalam beberapa kasus, gejala baru muncul di saat anak-anak berumur 2 tahun.
(Santi Andriani)