Jelajah Museum Layang-Layang Akhir Pekan Ini Yuk, Banyak yang Seru!

Annisa Aprilia, Jurnalis
Kamis 12 Oktober 2017 14:18 WIB
Museum Layang-layang (Foto:Ilustrasi/Sfkites)
Share :

PERUBAHAN zaman banyak menimbulkan tren yang berbeda. Kebiasaan dan kegiatan anak-anak zaman sekarang salah satu yang mengalami perubahan dari zaman dulu.

Jika dulu anak-anak masih tampak dan sering dilihat bermain mainan tradisional, seperti petak umpat, bola sepak di lapangan, bola bekel bagi anak perempuan, atau bermain layang-layang di tanah lapang. Kini, pemandangan seperti itu tidak lagi mudah ditemui.

Akibat dari perubahan zaman dan pengaruh canggihnya teknologi, anak-anak sekarang lebih suka bermain lewat gadget seperti tablet atau smart phone. Nah, untuk memperingati Hari Museum Indonesia tahun ini, cobalah bagi para orangtua untuk mengajak anak-anaknya ke salah satu museum di Jakarta.

BACA JUGA: Rupa dan Cerita Nyata 'Winnie The Pooh' Ternyata Tidak Sama dengan Kartun

 

Akan ada banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika berlibur ke museum. Selain menambah pengetahuan dan wawasan, orang tua juga dapat mengenalkan sejarah pada anak-anaknya dan nantinya sang anak dapat lebih kuat rasa nasionalismenya.

Museum Layang-layang jadi salah satu museum yang cocok untuk dikunjungi dalam rangka memperingati Hari Museum Indonesia dan mengisi waktu luang bersama keluarga di akhir pekan. Museum yang didirikan secara swadaya oleh Endang Ernawati tersebut telah berdiri sejak 29 tahun silam. Museum menyimpan beragam jenis layang-layang, memiliki banyak kegiatan, dan termasuk tempat yang nyaman untuk berlibur seharian.

Tidak banyak orang yang tahu keberadaan museum yang juga bernama Merindo Kites and Gallery ini, sebab letaknya yang berada di Jl. H Kamang No. 38, Pondok Labu, Jakarta Selatan, agak sedikit terpencil karena harus masuk ke dalam jalan yang cukup sempit dari jalan utama. Selain itu, plang petunjuk jalan ke museum juga tertutup rimbunnya pohon yang berada di pinggir jalan.

 

Namun, bukan berarti museum ini sulit ditemui. Ketika sudah berada di Jl. H Kamang, Anda bisa bertanya pada warga setempat, karena Museum Layang-layang sudah cukup terkenal di lingkungannya.

BACA JUGA:  KOCAK! Kakek Ini Bikin Museum Isinya Tutup Toilet Keren

Ketika sudah tiba di Museum Layang-layang, Anda cukup merogoh kocek sebesar Rp 15 ribu dan mendapatkan beragam aktifitas, seperti mewarnai layang-layang, menonton video dokumenter di ruang auditorium, dan menjelajah ragam layang-layang. Koleksi layang-layang di museum yang buka setiap hari kecuali hari libur nasional, pada 9 pagi hingga 4 sore ini cukup lengkap.

Ada layang-layang terkecil di dunia dari China, layang-layang naga yang besar tergantung di langit-langit museum, layang-layang olahraga, hingga layang-layang yang masih sangat tradisional. Layang-layang tradisional itu terbuat dari daun-daun kering dan tali kerangkanya terbuat dari lintingan rotan.

Yuk ke museum!

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya