Bali-Kei Archipelago Festival Keren Habis, Sajikan Musik dan Panorama Sunset Sekaligus

Mohammad Saifulloh, Jurnalis
Rabu 11 Oktober 2017 14:48 WIB
Share :

TUAL - Bali-Kei Archipelago Festival merupakan festival bertaraf International pertama yang diadakan di Kepulauan Kei, Maluku Tenggara.

Festival yang menggabungkan antara SportsventureTM dengan Creative Industry ini mendapat sambutan yang begitu baik dari masyarakat Kepulauan Kei, khususnya di Ohoililir yang menjadi tempat diselenggarakannya festival ini. Acara ini diadakan mulai dari tanggal 6-8 Oktober dengan perkiraan jumlah pengunjung mencapai lebih dari 1.000 orang.

“Bali-Kei Archipelago Festival adalah sebuah program yang kita rencanakan untuk berjalan setidaknya selama 5 tahun ke depan di Kepulauan Kei. Program ini kita buat untuk menunjang percepatan pembangunan pariwisata di Kepulauan Kei. Kita kombinasikan antara Bali dan Kepulauan Kei karena antara Bali dengan Kei memiliki hubungan antropologi dan historis yang erat,” ujar Andy Manuhutu, Festival Director dari Bali-Kei Archipelago Festival.

Rangkaian acara Bali-Kei Archipelago Festival ini disambut dengan antusias oleh seluruh pengunjung, baik turis domestik maupun internasional, serta seluruh masyarakat Kepulauan Kei.

(Baca Juga: Kenali Bahaya Menggunakan Sepatu Tanpa Kaos Kaki)

“Bali-Kei keren abis! Baru pertama kali festival seperti ini diadakan di Maluku Tenggara. Panggung, sound system dan konsep semuanya juga keren banget! Saya berharap setiap tahun acara seperti ini diadakan dan kalau bisa tahun depan lebih meriah lagi supaya Kepulauan Kei ini lebih bisa terekspose keluar dan dikenal oleh seluruh dunia bahwa Maluku Tenggara memiliki destinasi yang bagus,” ujar Meike Pontoh sebagai salah satu warga Tual.

Terungkap! Misteri di Balik Bau Menyengat dan Rasa Durian yang Tajam)

“Bali-Kei Archipelago Festival ini adalah event internasional yang pertama kali diadakan di Kei. Dan kami merasa sangat berterima kasih pada pihak pelaksana karena ini bagian dari promosi pariwisata Kei secara internasional ke depannya. Kami masyarakat Kei merasa sangat terhibur dengan event ini, dan kami berharap supaya tahun depan event ini tetap terlaksana dan semakin besar lagi,” terang Roy Rahajaan, Kepala Dinas Pariwisata Maluku Tenggara.

Festival musik dimulai pada saat sunset di bibir Pantai Ohoililir. Pada hari pertama, Damaris Dior, Jessica Manuputty, Lala Suwages, Massada, DJ Latisha, dan DJ Chelina Manuhutu memeriahkan panggung Archipelago International Music Expo (AIME).

Lala Suwages yang merupakan penyanyi berdarah Papua membuat para penonton tidak tahan untuk ikut menyanyi dan berjoget bersama.

(Baca Juga: Mantap! Raja dan Ratu Belgia Kagumi Artefak Kuno Indonesia)

“Saya sangat senang dan bangga dengan program Bali-Kei Archipelago Festival ini karena ternyata sekarang daerah timur Indonesia sudah mulai ada gejolak untuk membuat event seperti ini. Event ini penting sekali bagi anak-anak muda untuk dapat menyalurkan inspirasi, talenta, dan kreativitas mereka. Saya berharap sekali event seperti ini bisa terus diadakan setiap tahunnya, kalau bisa malah 2 kali dalam setahun,” ungkap Lala Suwages.

Pada hari kedua, rangkaian acara diawali dengan Archirun (Archipelago Run) yang dimulai pada jam 6 pagi. Para peserta berlari dimulai dari Desa Ohoililir mengitari kota Tual dan kembali ke Desa Ohoililir sebagai garis finish. Kategori yang diperlombakan pun ada 3, mulai dari 5 km, 10 km, dan juga 21 km.

Anak-anak Tual pun memenangkan seluruh kategori lomba dan mendapatkan hadiah mulai dari Rp 1.250.000 sampai dengan Rp 12.500.000. “Kegiatan ini menurut saya sangat sukses dan semoga bisa diadakan setiap tahunnya sehingga event ini bisa membawa percepatan pariwisata kepada Kepulauan Kei,” tutur Ronald Reyaan selaku warga Tual.

(Baca Juga: VIRAL! Video Efek Retak Jembatan Kaca di China Menuai Reaksi Keras dari Masyarakat)

Archipelago International Music Expo (AIME) di hari kedua semakin meriah dengan penampilan dari Saykoji. Pengunjung yang hadir pun turut bernyanyi dan loncat dengan girang saat Saykoji menyanyikan lagu-lagu hits ciptaannya seperti Jomblo, So What Gitu Loh?, Online, dan lainnya. AIME pun ditutup dengan penampilan dari DJ dan Supermodel asal Belanda yang memiliki darah Maluku yaitu Chelina Manuhutu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya