Jelajah Kupang! Mulai Masjid Airmata, Makam Para Raja hingga Goa Jepang

, Jurnalis
Senin 09 Oktober 2017 17:54 WIB
(Foto: BPCB Bali)
Share :

KUPANG - Sejumlah situs sejarah peninggalan Kolonial Belanda dan Jepang di Kota Kupang segera ditata untuk dijadikan destinasi wisata sejarah wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.

"Pemerintah terus dorong secara perlahan melakukan penataan kawasannya agar terawat dan terlindungi untuk selanjutnya akan ditingkatkan penataannya jadi obyek wisata," kata Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man di Kupang, Senin (9/10/2017).

Hermanus mengatakan hal itu menjawab langkah pemerintah menata dan menjadikan sejumlah tempat dan situs peninggalan Kolonial Belanda dan Jepang di Kota Kupang sebagai tempat wisata.

Dia mengatakan secara keseluruhan, di Kota Kupang terdapat sejumlah situs peninggalan Belanda dan Jepang, antara lain, goa Jepang di Kelurahan Penfui, situs meriam peninggalan Perang Dunia II di Kelurahan Nunbaun Delha dan Kelurahan Kelapa Lima.

Ada juga Makam Raja-Raja Taebenu di Kelurahan Mantasi, Benteng Fort Cotcordia, Gereja tua Kota Kupang merupakan gereja tertua yang dibangun oleh Zending pada zaman penjajahan Belanda serta pekuburan peninggalan VOC Belanda. "Semua situs itu saat ini dalam pengawasan dan penataan dan tentunya secara bertahap akan terus dipercantik," kata Hermanus.

Dikatakannya, selain penataan situs peninggalan, Pemerintah Kota Kupang juga sedang merancang upaya revitalisasi kota tua di Kupang yang berada di sepanjang Kelurahan Solor.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya