Di malam hari karena jumlah sinar biru di bawah sinar matahari berkurang, melatonin dilepaskan ke aliran darah dan kita menjadi mengantuk. Namun, saat Anda masih melihat cahaya terang diklaim dapat memengaruhi kualitas tidur.
Anda menjadi tak nyenyak tidur dan memengaruhi suasana hati. Kalau tak nyenyak tidur atau bahkan insomnia, risikonya memicu beberapa gangguan penyakit. Seperti obesitas, diabetes, serangan jantung, serta penyakit gangguan pembuluh darah lainnya.
Ada beberapa kekhawatiran bahwa seorang kecanduan menenggak obat tidur. Juga, efek cahaya terhadap perilaku manusia dan psikologi.
Sistem pencahayaan lampu berwarna terang juga menyebabkan seseorang mudah cemas yang berujung stres. Otak merekam segala hal yang dilihat, terutama dari berbagai macam warna yang mempengaruhi suasan hati. Demikian dilansir, Sciencealert, Jumat (6/10/2017).
(Santi Andriani)