BANYAK hal bisa dilakukan saat traveling ke kota pegunungan Sa Pa yang berada di perbatasan Vietnam - Tiongkok. Trekking, hiking, mengunjungi desa tradisional hingga belanja. Bukan sekedar belanja biasa karena disini dijual kerajinan tangan dan cinderamata buatan suku minoritas Vietnam. Tentunya suvenir ini cuma bisa ditemukan di Sa Pa.
Saat mengunjungi Cat Cat village, salah satu desa tradisional di Sa Pa beberapa hari lalu saya menjumpai banyak kios kerajinan tangan dan cinderamata dijual di sepanjang jalan. Hal ini wajar karena Cat Cat village merupakan desa wisata yang paling terkenal di Sa Pa. Sebagian penjual adalah etnis Vietnam, namun banyak juga suku Black Hmong yang menawari saya kerajinan tangan.
Salah satu yang paling banyak saya jumpai adalah toko yang menjual pakaian adat Black Hmong. Pakaian adat mereka unik, terbagi dua antara atasan dan bawahan, penuh warna dan kadang dengan manik - manik. Sekilas pakaian adat Black Hmong ini mengingatkan saya akan pakaian adat Mongolia. Karena tak ingin membeli dan tak mau dimarahi penjual akhirnya saya lewati saja toko - toko ini.
Kios lainnya menjual barang - barang yang lebih menarik. Seperti tas kain dan kaos. Karena tas kainnya mirip dengan tas kain yang biasa dijual di Thailand saya tak jadi beli. Di sebelah kios ini ada tas tangan lain yang cantik, dihiasi manik - manik dan bunga mawar. Coraknya terkesan etnik dan orisinal.
Setelah beberapa saat melihat - lihat kios, pilihan saya jatuh ke kios yang menjual topi ala suku Black Hmong. Topi dari kain kasar ini bentuknya mirip dengan peci. Cuma bedanya warnanya hitam dan sebagian dihiasi kain etnik. Penjual menawarkan harga 100.000 Dong atau sekitar Rp50.000 per topi. Tapi saya tawar. Akhirnya saya cuma perlu bayar 50.000 Dong atau sekitar Rp25.000
Karena tertarik dengan perhiasan yang dijejerkan di depan rumah, saya pun ikut melihatnya. Ternyata ia menjual perhiasan seperti gelang dan gelang kaki yang katanya terbuat dari perak. Harganya pun murah. Hanya 50.000 Dong atau sekitar Rp25.000 untuk 1 gelang perak cantik. Karena suka gelangnya saya jadi beli deh. Meski ragu juga apakah itu perak beneran atau tidak.
Berbagai macam barang yang cocok dijadikan oleh - oleh juga ditawarkan di Cat Cat village. Seperti syal yang harganya 60.000 Dong atau sekitar Rp30.000, rok ala Black Hmong (100.000 Dong atau Rp50.000) dan juga selimut. Berbagai barang yang terbuat dari kain ini diwarna dengan tehnik celup.
Cuma karena saya pernah mendengar kalau pewarnanya mudah luntur saya pun tak jadi beli selimut ataupun rok.