KETENARAN rendang, sebagai salah satu kuliner andalan khas Indonesia memang tidak pernah luntur memudar dari dahulu hingga sekarang. Rendang, sebagai kuliner khas Tanah Minang ini memang hadir sebagai salah satu hidangan lezat yang disukai banyak orang. Maka tak heran, rendang baru saja mendapatkan predikat sebagai makanan terenak di dunia versi CNN belum lama ini.
BACA JUGA:
Hasil akhir masakan rendang yang lezat dan selalu mampu menggiurkan selera makan ini, tentunya diperoleh dengan cara memasak dan bahan-bahan yang cukup kompleks alias rumit. Mengingat cara membuat rendang memang rumit, biasanya banyak orang yang mengalami kegagalan dalam membuat rendang. Entah itu karena salah metode memasak atau salah memilih komposisi bahan.
Kemudian sebenarnya, apa saja sih yang biasanya menjadi kesalahan mendasar banyak orang sehingga mengalami kegagalan dalam membuat rendang?
Seperti dirangkum Okezone dari berbagai sumber, biasanya kesalahan paling umum ketika memasak hidangan satu ini adalah penggunaan suhu api yang tidak sesuai. Pasalnya, untuk membuat rendang agar enak dan dagingnya empuk harus memakan waktu memasak cukup panjang yakni mulai dari 8 hingga 10 jam lamanya karena dimasak menggunakan api kecil.
Nah, diketahui waktu memasak yang lama inilah akhirnya yang membuat banyak orang akhirnya tidak merasa sabar menunggu masakan rendang matang, lalu kemudian melakoni jalan pintas yaitu membesarkan api kompor dengan harapan bisa membuat daging cepat matang sekaligus empuk sehingga bisa mempersingkat waktu memasak.
Padahal alih-alih menggunakan api kompor yang besar, cara memasak rendang yang sesuai ialah memasak dengan api kompor yang kecil agar semua bumbu meresap dan daging matang secara merata. Siasati proses pengempukkan daging yang lama, dengan cara memotong-motong bagian daging menjadi potongan yang lebih kecil ketimbang potongan besar-besar.
Berikutnya, ialah kesalahan dalam memilih jenis daging. Kesalahan dalam memilih daging saat mengolah daging menjadi rendang, hanya akan membuat daging menjadi alot, kenyal, dan sulit untuk disantap.
Sebagaimana disadur dari Rendang: Juara Masakan Terlezat Dunia karya Budi Sutomo, bagian daging sapi yang cocok untuk dimasak sebagai rendang adalah daging yang tidak boleh terlalu lunak karena akan mudah hancur ketika dimasak. Selain itu, daging seperti sandung lamur atau sengkel juga tidak cocok untuk rendang, mengapa? Karena bagian ini terlalu banyak mengandung lemak dan bersifat keras.
BACA JUGA:
Kemudian selanjutnya, ialah kesalahan dalam mengolah santan. Di mana dalam memasak rendang, santan tidak boleh sampai pecah. Pecahnya santan saat membuat rendang, biasanya tidak jauh-jauh disebabkan karena suhu api kompor yang terlalu besar, hingga akhirnya santan menjadi terpecah-pecah.
(Dinno Baskoro)